wangi tagged posts

Kaitan Aroma Parfum dengan Kondisi Kesehatan Anda

Anda mungkin pernah merasakan, mencium aroma parfum tertentu, kemudian Anda terbawa pada momen di masa lalu. Wewangian atau bau diketahui dapat memantik memori kita, baik tentang peristiwa maupun seseorang.

aroma parfum

Tak hanya itu, aroma juga erat kaitannya dengan fungsi otak maupun kondisi kesehatan kita lho.

Fakta terkait indra penciuman dan aroma

Berbicara tentang aroma tentu tidak dapat lepas dari indra penciuman itu sendiri. Bukan hanya untuk membaui, indra penciuman juga berperan dalam mendeteksi potensi bahaya.

Meski kebanyakan orang tidak benar-benar menganggap bahwa indra penciuman itu penting, namun kehilangan indra penciuman dapat memicu banyak masalah kesehatan. Mulai dari malnutrisi, hingga depresi. Hilangnya fungsi indra penciuman juga dapat menjadi tanda adanya gangguan syaraf.

Di bawah ini beragam fakta terkait aroma dan indra penciuman, serta hubungannya dengan kesehatan.

– Emosi dan indra penciuman bersumber pada jaringan yang sama

Apakah Anda pernah menghirup aroma parfum tertentu dan mengingatkan Anda pada peristiwa atau seseorang? Bahkan perasaan saat peristiwa tersebut terjadi kembali muncul.

Para ahli menjelaskan, hal tersebut terjadi sebab indra penciuman dan emosi bersumber di jaringan yang sama pada otak, yaitu sistem limbik.

Di samping itu, saraf olfaktori yang penting bagi indra penciuman terhubung langsung dengan hipokampus. Bagian hipokampus inilah yang berperan membentuk ingatan baru. 

– Aroma dapat mempertajam ingatan

Wewangian tertentu dapat membantu Anda mengingat informasi. Misal, Anda menggunakan aroma parfum atau menyalakan lilin aroma terapi ketika belajar menjelang ujian. Saat ujian berlangsung, aroma yang sama dapat memicu otak Anda mengingat informasi dengan lebih baik.

Salah satu jenis aroma yang dikenal dapat mempertajam ingatan adalah aroma bunga. Jadi, sebaiknya pakailah aroma parfum bernuansa bunga saat Anda sedang membutuhkan ingatan yang sangat baik.

Apabila Anda secara khusus perlu meningkatkan fokus, Anda dapat memilih parfum beraroma melati. Aroma parfum yang satu ini akan membantu meningkatkan konsentrasi dan kecepatan kerja.

– Aroma dapat meredakan stres

Sudah bukan rahasia, bahwa kehadiran pasangan dapat membantu menurunkan kadar stres yang dirasakan seseorang. Tapi, bagaimana bila Anda berjauhan dengan pasangan?

Solusinya, hiruplah aroma parfum pasangan Anda. Cara ini bahkan dinilai lebih efektif dibanding melihat foto atau gambar pasangan.

Anda juga dapat memilih aroma yang memang diketahui dapat membantu meredakan stres, aroma lavender misalnya. Dengan menghirup aroma parfum tersebut, kadar kortisol, hormon pemicu stres, akan menurun.

– Kehilangan fungsi indra penciuman, tanda awal gangguan saraf

Dalam istilah medis, hilangnya fungsi indra penciuman disebut anosmia. Kondisi ini dapat menjadi tanda awal adanya gangguan atau penyakit saraf, seperti parkinson, alzheimer, serta hutington.

Sebagai suatu gangguan, anosmia memang tidak bersifat fatal. Akan tetapi, kondisi ini sangat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Mereka yang menderita anosmia akan kesulitan merasakan makanan.

Selanjutnya, akan terjadi penurunan nafsu makan. Kondisi tersebut biasanya akan menggiring penderita anosmia pada malnutrisi. Beberapa di antarnya bahkan mengalami depresi.

Bila selama ini, Anda hanya menggunakan parfum untuk menjaga kesegaran dan wangi tubuh, kini Anda tahu manfaatnya yang lebih dalam lagi. Bahkan aroma parfum tertentu dapat membantu menurunkan keinginan Anda mengonsumsi camilan, seperti aroma vanila. Sehingga berat badan dapat lebih terjaga.

Sedang bila Anda ingin merasa lebih langsing, aroma parfum bernuansa spicy floral disebut-sebut mampu menciptakan kesan tersebut. Selamat mencoba!

more