nasi putih tagged posts

Adakah Manfaat Nasi Putih Dingin? Cek Faktanya

Meski banyak dihindari, nasi putih juga punya manfaat untuk kesehatan tubuh

Nasi putih adalah makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, apalagi ketika ia baru tanak dan masih mengeluarkan asap tanda baru saja matang. Tiada yang dapat menandingi kenikmatannya, walau hanya didampingi oleh sambal merah dan sepotong tempe goreng. Namun, tahukah Anda jika ternyata terdapat klaim bahwa manfaat nasi putih baru bisa didapat ketika ia sudah dingin, lho?

Mungkin klaim itu amat bertentangan dengan pendapat umum. Belum lagi kita begitu sulit memercayai suatu pendapat yang tidak lazim dan mendobrak kebiasaan yang telah dianut secara komunal. Untuk itulah, mari kita cek fakta terkait manfaat nasi putih dingin ini.

  • Ada Apa di Balik Nasi Putih Dingin?

Sudah banyak yang setuju bahwa nasi putih nyatanya kurang baik bagi kesehatan lantaran ia mengandung begitu banyak zat pati atau karbohidrat yang efektif menaikkan gula darah di dalam tubuh seseorang.

Tapi zat pati itu bisa diubah menjadi zat pati yang sulit dicerna (zat pati resisten). Cara mengubahnya adalah dengan menyimpan nasi yang sudah matang di dalam kulkas bersuhu 4 derajat celcius selama 24 jam. Setelah itu dihangatkan kembali sebelum dikonsumsi. Zat pati yang lebih sulit dicerna akan mengurangi jumlah karbohidrat yang diserap oleh usus.

Hal itu akan berdampak pada berfungsinya dua hormon glukagon dan peptida YY, yang memengaruhi nafsu makan Anda. Pati resisten dalam nasi dingin juga bisa berdampak pada hormon anti diabetes dan anti-obesitas yang meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi lemak perut.

Oleh karenanya, dalam beberapa kasus, makan nasi dingin justru lebih baik karena adanya pati resisten. Pati resisten ini berdampak besar pada kadar gula darah serta kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain itu, klaim manfaat nasi putih selanjutnya adalah ia dapat berperan sebagai probiotik. Probiotik sendiri terbentuk dari zat nutrisi yang tak dapat dicerna serta berfungsi sebagai makanan, bagi bakteri baik dalam usus besar. Bakteri baik itulah yang akan melindungi tubuh dari bakteri jahat, serta jamur yang bisa menimbulkan infeksi, serta turut berperan dalam menekan proses peradangan.

Narasi selanjutnya soal manfaat nasi putih dingin ini adalah membuat lebih kenyang dan tak cepat lapar ketimbang seseorang yang mengonsumsi nasi putih dalam keadaan panas. Karena kadar pati resisten pada nasi putih dingin sangat tinggi, hingga proses mencernanya pun cenderung lebih lambat.

  • Narasi Tandingan Soal Nasi Putih Dingin

Akan tetapi, sebuah narasi tandingan mengatakan bahwa ternyata mengonsumsi nasi putih panas ataupun dingin tidak akan berpengaruh apa-apa. Sebab pati resisten yang terkandung di dalamnya tetap berpotensi meningkatkan kadar gula dan kolesterol darah seseorang.

Terlebih makan nasi dingin justru membuat seseorang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami keracunan makanan yang disebabkan bakteri Bacillus cereus. Bakteri ini dapat menyebabkan kram perut, diare, atau muntah dalam 15 sampai 30 menit setelah menelannya.

Bacillus cereus adalah bakteri yang biasanya ditemukan di tanah yang dapat mencemari beras mentah. Hal ini memiliki kemampuan untuk membentuk spora. Dengan demikian nasi dingin masih dapat terkontaminasi bahkan setelah dimasak pada suhu tinggi.

Namun, yang harus diingat adalah bukan bagaimana nasi putih itu disajikan, tetapi bagaimana nasi telah didinginkan atau disimpan. Bakteri patogen atau penyebab penyakit seperti Bacillus cereus tumbuh dengan cepat pada suhu antara 4-60 derajat Celcius atau kisaran yang dikenal sebagai zona bahaya.

Karena itu jika Anda membiarkan nasi mendingin dengan membiarkannya pada suhu kamar, spora akan berkecambah dengan cepat berlipat ganda dan akan menghasilkan racun yang membuat Anda sakit. Sementara siapa pun yang mengonsumsi beras yang terkontaminasi dapat mengalami keracunan makanan.

***

Itulah fakta-fakta mengenai manfaat nasi putih dingin, maupun bahayanya jika dikonsumsi. Semua sekarang ada di tangan Anda, tetap mau mengonsumsi putih dalam keadaan dingin atau hangat. Namun, jika Anda memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter, sebaiknya temui mereka dan minta penjelasan yang lebih lengkap.

more