makanan sehat tagged posts

Mengapa Ikan Salmon Diklaim Sebagai Makanan untuk Otak?

Mengapa Ikan Salmon Diklaim Sebagai Makanan untuk Otak?

Salmon merupakan salah satu makanan yang paling sehat sekaligus lezat ketika dikonsumsi. Salmon baik untuk kulit, kesehatan jantung, mata, bahkan dapat dimasukkan ke dalam menu harian sebagai diet penurunan berat badan. Akan tetapi, manfaat yang paling utama yaitu untuk menunjang kesehatan otak.  

Kandungan gizi ikan salmon

Beberapa studi telah membuktikan bahwa ikan salmon dapat dijadikan makanan untuk otak karena berbagai manfaatnya. Berikut ini kandungan minyak ikan salmon berdasarkan  Food Database U.S Department of Agriculture dalam 100 g:

  • Energi: 232 kkal
  • Protein: 19 g
  • Lemak total: 15,5 g
  • Lemak omega 3: 2,3-2,6 g 

Oleh karena itu, dalam 1 potong ikan salmon mengandung sekitar 9,5 g protein. Tak hanya kandungan gizi makro, ikan salmon  memiliki kandungan mineral dan vitamin dalam 100 g berdasarkan kebutuhan harian, diantaranya:

  • Selenium: 59-57%
  • Kalium: 18%
  • Vitamin B6: 30%
  • Vitamin B12: 53%

Manfaat ikan salmon bagi otak

Asam lemak omega 3 ikan salmon berfungsi membantu komunikasi sel di dalam otak. Hal ini berkaitan dengan kejadian plastisitas sinaptik atau kondisi ketika otak terlibat dalam pembelajaran dan pengalaman baru sehingga terjadi interaksi atau komunikasi baru antar sel-sel saraf otak. Saat otak berfungsi secara efisien, maka tingkat stres pun akan berkurang

Salah satu jenis omega 3, yaitu DHA yang terkandung dalam ikan salmon mampu membantu mengurangi peradangan otak. Sebuah studi menunjukkan, asupan makanan dengan kandungan omega 3 yang rendah menyebabkan peradangan area tertentu di otak.

Peradangan otak berisiko menyebabkan depresi dan kehilangan ingatan. Meskipun sebenarnya depresi timbul karena banyak hal, salah satunya ketidakseimbangan neurotransmiter serotonin dan dopamin. Keduanya dapat membaik seiring dengan kecukupan asupan omega 3. 

Selain daging ikan salmon, minyak ikan juga dapat memperlambat hilangnya memori dan penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia yang semakin menua. Sebuah studi membuktikan, mengonsumsi ikan berlemak, seperti salmon, selama 2 kali seminggu akan menurunkan perlambatan memori sebesar 13% pada orang usia 65 tahun ke atas. 

Ikan salmon juga baik untuk mengurangi risiko penyakit Alzheimer karena kandungan DHA nya yang cukup tinggi. Seiring bertambahnya usia, pemenuhan asupan asam lemak omega 3 menjadi sangat penting.

Pada ibu hamil konsumsi ikan salmon berguna untuk perkembangan otak dan mata janin. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sebaiknya tidak mengonsumsi ikan salmon dalam keadaan mentah saat hamil. 

Asam lemak omega 3 ikan salmon membantu masa pasca kelahiran maupun masa anak-anak. Peningkatan konsumsi ikan salmon juga akan meningkatkan fungsi kognitif otak anak. 

Ikan salmon ternak vs liar

Sebanyak setengah ikan salmon yang dijual di seluruh dunia berasal dari peternakan, sedangkan salmon liar bisa ditemukan di lautan, sungai, dan danau. Makanannya pun berbeda, salmon ternak diberi pakan olahan tinggi lemak dan protein, sedangkan salmon liar memakan organisme lain yang ada di alam. 

Berikut ini merupakan perbandingan kandungan gizi ikan salmon dalam ½ potong fillet. 

Ikan salmon ternak

  • Energi: 412 kkal
  • Protein 40 g
  • Lemak total: 27 g
  • Omega 3: 4,2 g
  • Kolesterol 109 mg
  • Kalsium: 1,8%
  • Kalium: 21%
  • Fosfor: 48%

Ikan salmon liar

  • Energi: 281 kkal
  • Protein 39 g
  • Lemak total: 13 g
  • Omega 3: 3,4 g
  • Kolesterol 109 mg
  • Kalsium: 2,4%
  • Kalium: 28%
  • Fosfor: 40%

Salah satu ketakutan dalam mengonsumsi bahan pangan yang berasal dari laut yaitu kontaminasi senyawa merkuri. Menurut Environmental Toxicology and Chemistry, akumulasi merkuri pada salmon ternak lebih kecil dibandingkan dengan salmon liar.

more

Optimalkan Kesehatan Saraf dengan Mengonsumsi Vitamin Saraf Berikut

Makanan yang mengandung vitamin saraf

Tidak banyak orang yang memberikan perhatian cukup terhadap kesehatan saraf. Padahal, kesehatan saraf berperan penting dalam memaksimalkan fungsi kerja organ tubuh. Tidak hanya dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, vitamin saraf juga dapat menjadi alternatif lain bagi Anda untuk mencapai tujuan ini. 

Kesehatan saraf dapat terganggu karena berbagai faktor, seperti kondisi saraf itu sendiri atau komplikasi masalah medis lain, seperti diabetes atau efek samping dari kemoterapi. Mengonsumsi vitamin saraf tentu membutuhkan rekomendasi dan konsultasi dari dokter. Konsumsi vitamin saraf ini dapat dikombinasikan dengan konsumsi obat lain maupun terapi. 

Vitamin saraf apa yang dapat dikonsumsi?

Memang, vitamin saraf dapat dikonsumsi di saat yang bersamaan dengan konsumsi obat lain maupun prosedur terapi. Meskipun begitu, terkadang ada beberapa vitamin saraf yang tidak dapat bereaksi dengan baik dengan kinerja obat tertentu yang sedang dikonsumsi. Ada pun vitamin saraf yang dapat Anda konsumsi, yaitu:

  • Minyak ikan

Mungkin Anda telah sering mendengar tentang manfaat minyak ikan untuk kesehatan tubuh dan perkembangan anak. Di samping itu ternyata minyak ikan juga dapat dikonsumsi sebagai vitamin saraf. Dalam minyak ikan terdapat kandungan anti-inflamasi yang berguna untuk meredakan neuropati, yaitu kondisi rusaknya sistem saraf tepi. Minyak ikan juga bermanfaat dalam memperbaiki kerusakan saraf hingga menghilangkan rasa nyeri pada otot. Banyak penelitian yang menyebutkan manfaat minyak ikan dalam mencegah neuropati diabetes, yaitu masalah saraf yang dipicu oleh penyakit diabetes. 

  • Curcumin

Curcumin memang lebih dikenal sebagai salah satu rempah untuk memperkaya rasa pada masakan. Namun, curcumin juga dapat berperan sebagai vitamin saraf, yang jika diberikan pada pasien neuropati atau gangguan saraf tahap awal, dapat memberikan perkembangan yang cukup signifikan. Selain itu, curcumin juga diyakini dapat mencegah penyakit neuropati menjadi lebih parah. 

Kandungan yang ada dalam curcumin itu sendiri, antara lain antioksidan, analgesik, dan anti-peradangan. Keseluruhan kandungan tersebut dapat meredakan kesemutan di tangan dan kaki. 

  • Vitamin B

Vitamin B memiliki fungsi utama dalam mengoptimalkan fungsi dan kinerja sistem saraf. Masalah saraf periferal biasanya terjadi akibat kekurangan vitamin B. Ada pun jenis vitamin B yang biasanya diolah menjadi vitamin saraf, yaitu vitamin B1, B6, dan B12. 

Vitamin B1 diketahui dapat mengurangi rasa nyeri, peradangan, dan mencegah terjadinya kerusakan sel dan vitamin B6 berfungsi untuk melindungi ujung saraf. Meskipun konsumsi vitamin saraf dari vitamin B6 ini direkomendasikan, Anda harus memperhatikan jumlah dosisnya secara akurat, yaitu tidak melebihi 200 mg per hari, karena berisiko memicu kerusakan saraf. 

Selain dari bentuk suplemen, vitamin B dapat diperoleh dari makanan sehat, seperti makanan laut, telur, produk olahan susu rendah lemak, sayuran, daging, dan ayam.

Mengonsumsi vitamin saraf memang diperbolehkan, namun Anda tetap membutuhkan konsultasi dan rujukan dari dokter. Pasalnya, salah mengonsumsi vitamin saraf mungkin saja dapat memicu permasalahan saraf yang lebih serius. Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda akan mendapatkan rekomendasi medis yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

more

Adakah Manfaat Nasi Putih Dingin? Cek Faktanya

Meski banyak dihindari, nasi putih juga punya manfaat untuk kesehatan tubuh

Nasi putih adalah makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, apalagi ketika ia baru tanak dan masih mengeluarkan asap tanda baru saja matang. Tiada yang dapat menandingi kenikmatannya, walau hanya didampingi oleh sambal merah dan sepotong tempe goreng. Namun, tahukah Anda jika ternyata terdapat klaim bahwa manfaat nasi putih baru bisa didapat ketika ia sudah dingin, lho?

Mungkin klaim itu amat bertentangan dengan pendapat umum. Belum lagi kita begitu sulit memercayai suatu pendapat yang tidak lazim dan mendobrak kebiasaan yang telah dianut secara komunal. Untuk itulah, mari kita cek fakta terkait manfaat nasi putih dingin ini.

  • Ada Apa di Balik Nasi Putih Dingin?

Sudah banyak yang setuju bahwa nasi putih nyatanya kurang baik bagi kesehatan lantaran ia mengandung begitu banyak zat pati atau karbohidrat yang efektif menaikkan gula darah di dalam tubuh seseorang.

Tapi zat pati itu bisa diubah menjadi zat pati yang sulit dicerna (zat pati resisten). Cara mengubahnya adalah dengan menyimpan nasi yang sudah matang di dalam kulkas bersuhu 4 derajat celcius selama 24 jam. Setelah itu dihangatkan kembali sebelum dikonsumsi. Zat pati yang lebih sulit dicerna akan mengurangi jumlah karbohidrat yang diserap oleh usus.

Hal itu akan berdampak pada berfungsinya dua hormon glukagon dan peptida YY, yang memengaruhi nafsu makan Anda. Pati resisten dalam nasi dingin juga bisa berdampak pada hormon anti diabetes dan anti-obesitas yang meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi lemak perut.

Oleh karenanya, dalam beberapa kasus, makan nasi dingin justru lebih baik karena adanya pati resisten. Pati resisten ini berdampak besar pada kadar gula darah serta kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain itu, klaim manfaat nasi putih selanjutnya adalah ia dapat berperan sebagai probiotik. Probiotik sendiri terbentuk dari zat nutrisi yang tak dapat dicerna serta berfungsi sebagai makanan, bagi bakteri baik dalam usus besar. Bakteri baik itulah yang akan melindungi tubuh dari bakteri jahat, serta jamur yang bisa menimbulkan infeksi, serta turut berperan dalam menekan proses peradangan.

Narasi selanjutnya soal manfaat nasi putih dingin ini adalah membuat lebih kenyang dan tak cepat lapar ketimbang seseorang yang mengonsumsi nasi putih dalam keadaan panas. Karena kadar pati resisten pada nasi putih dingin sangat tinggi, hingga proses mencernanya pun cenderung lebih lambat.

  • Narasi Tandingan Soal Nasi Putih Dingin

Akan tetapi, sebuah narasi tandingan mengatakan bahwa ternyata mengonsumsi nasi putih panas ataupun dingin tidak akan berpengaruh apa-apa. Sebab pati resisten yang terkandung di dalamnya tetap berpotensi meningkatkan kadar gula dan kolesterol darah seseorang.

Terlebih makan nasi dingin justru membuat seseorang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami keracunan makanan yang disebabkan bakteri Bacillus cereus. Bakteri ini dapat menyebabkan kram perut, diare, atau muntah dalam 15 sampai 30 menit setelah menelannya.

Bacillus cereus adalah bakteri yang biasanya ditemukan di tanah yang dapat mencemari beras mentah. Hal ini memiliki kemampuan untuk membentuk spora. Dengan demikian nasi dingin masih dapat terkontaminasi bahkan setelah dimasak pada suhu tinggi.

Namun, yang harus diingat adalah bukan bagaimana nasi putih itu disajikan, tetapi bagaimana nasi telah didinginkan atau disimpan. Bakteri patogen atau penyebab penyakit seperti Bacillus cereus tumbuh dengan cepat pada suhu antara 4-60 derajat Celcius atau kisaran yang dikenal sebagai zona bahaya.

Karena itu jika Anda membiarkan nasi mendingin dengan membiarkannya pada suhu kamar, spora akan berkecambah dengan cepat berlipat ganda dan akan menghasilkan racun yang membuat Anda sakit. Sementara siapa pun yang mengonsumsi beras yang terkontaminasi dapat mengalami keracunan makanan.

***

Itulah fakta-fakta mengenai manfaat nasi putih dingin, maupun bahayanya jika dikonsumsi. Semua sekarang ada di tangan Anda, tetap mau mengonsumsi putih dalam keadaan dingin atau hangat. Namun, jika Anda memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter, sebaiknya temui mereka dan minta penjelasan yang lebih lengkap.

more