Kenapa Saya Jomblo tagged posts

5 Hal yang Mungkin Menjawab Pertanyaan: Kenapa Saya Jomblo?

Anda yang belum memiliki pasangan, mungkin kadang membatin: kenapa saya jomblo? Karena relasi melibatkan orang lain, selain diri Anda, tentu tidak mudah menjawab pertanyaan tersebut.

Namun, sebelum mencari tahu faktor eksternal, ada baiknya mencoba merenung dan lebih melihat ke dalam diri.

Tidak ada salahnya untuk melakukan refleksi diri. Setelah merenung mungkin pertanyaan ‘kenapa saya jomblo?’ justru akan terjawab. Di bawah ini adalah beberapa hal yang dapat Anda renungkan, mungkin saja hal tersebut memang menjadi faktor utama yang membuat Anda belum memiliki pasangan.

1. Terlalu menutup diri

Hanya Anda yang dapat mengetahui hal ini. Apakah Anda terlalu menutup diri?

Sikap menutup diri secara berlebihan, tanpa Anda sadari, akan membuat orang yang berniat mengenal Anda justru menjauh. Bila Anda terlalu menutup diri, biasanya dalam keseharian orang akan mengenal Anda sebagai seseorang yang cuek dan jutek. Akibatnya, orang di sekitar akan merasa sangat sungkan untuk berbicara dan mengenal Anda lebih jauh.

Karakter ini juga biasanya membuat Anda tidak bisa memulai sebuah perkenalan atau pembicaraan. Sikap ini memang tidak muncul tiba-tiba, banyak sekali faktor yang membuat seseorang menjadi pribadi yang tertutup. Satu di antaranya adalah pengalaman trauma masa lalu.

2. Relasi belum menjadi prioritas Anda

Tak sedikit orang yang kerap bertanya-tanya ‘kenapa saya jomblo?’, namun tidak menyadari bahwa dirinya memang belum menganggap relasi sebagai prioritas. Memang cukup banyak orang yang menganggap menjalin relasi menyita dan membuang-buang waktu.

Biasanya, orang yang berpendapat demikian sedang sangat fokus dalam mengejar hal lain, seperti karier, pendidikan, dan lain sebagainya.

3. Terperangkap dalam rutinitas harian

Kondisi ini kerap menimpa para lajang dengan karier cemerlang. Sering kali, mereka sangat sibuk dan terperangkap dalam rutinitas harian. Rutinitas pekerjaan sering menjadi satu-satunya aktivitas. Apakah Anda termasuk yang demikian?

Lama-kelamaan, kungkungan rutinitas ini akan membuat Anda kesulitan bertemu dengan orang baru. Tanpa disadari, Anda juga dapat menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk tidak bersosialisasi.

Mungkin, mengakhiri pertanyaan ‘kenapa saya masih jomblo’, sesederhana dengan mulai meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal lain di luar kesibukan rutinitas pekerjaan.

4. Trauma masa lalu

Pengalaman menyakitkan dan mengecewakan pada hubungan percintaan di masa lalu, kadang menimbulkan trauma dalam diri seseorang. Anda menjadi sulit untuk membuka hati dan menjalin relasi, sebab ketakutan disakiti kembali selalu menghantui.

Baik sekali jika Anda dapat berdamai dengan kegagalan di masa lalu dan mulai melangkah atau move on. Namun, jika trauma tersebut benar-benar sulit Anda kendalikan dan sangat memengaruhi kehidupan Anda, tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi dengan profesional, seperti psikolog.

Psikolog akan membantu Anda mengurai sumber trauma dan mengarahkan Anda agar dapat merespon persoalan dengan lebih baik. Konsultasi tersebut juga memberi ruang kepada Anda untuk sembuh dari trauma. Dengan demikian, mungkin Anda dapat mulai menjalin hubungan yang baru.

5. Evaluasi diri

Apabila Anda merasa terus-menerus gagal dalam menjalin relasi hingga bertanya-tanya, kenapa saya jomblo? Mungkin saatnya mengambil waktu sejenak untuk melakukan evaluasi diri.

Adakah sikap-sikap Anda yang justru mendorong orang terdekat Anda menjauh. Egois, posesif, cemburu membabi-buta, tidak setia, tidak bisa mendengarkan, adalah beberapa sikap yang sangat mungkin mendorong pasangan Anda pergi.

Dalam hal ini, Anda perlu jujur kepada diri sendiri terkait kekurangan tersebut dan berusaha memperbaikinya. Di sisi lain, lihat juga kelebihan Anda dan optimalkan. Dengan menjadi pribadi yang lebih positif diharapkan energi tersebut akan membuat orang lain lebih tertarik dengan Anda.

Hal-hal di atas belum tentu sepenuhnya tepat bagi setiap orang, namun diharapkan dapat membantu Anda dalam menelusuri dan mencoba menjawab pertanyaan ‘kenapa saya jomblo?’. Sehingga Anda dapat memulai langkah perbaikan dan segera menemukan pasangan yang Anda idamkan.

more