Category Hidup Sehat

cara membuat hand sanitizer

Waktu Yang Tepat Menggunakan Hand Sanitizer dan Cara Membuatnya

Seiring dengan bertambahnya kasus mengenai Corona virus, semakin banyak juga orang yang merasa was-was. Masker dan juga hand sanitizer menjadi barang yang cukup banyak diminati oleh orang saat ini, sehingga keberadaannya pun semakin langka. Tenang, ternyata Anda dapat membuat hand sanitizer di rumah. Bagaimana cara membuat hand sanitizer dan kapan waktu yang tepat menggunakannya?

Sebelumnya, mari pelajari mengenai hand sanitizer. Hand sanitizer merupakan cairan yang digunakan untuk mengurangi agen infeksi pada tangan, karena bekerja melawan berbagai mikroorganisme pada tangan namun tidak untuk spora. Ternyata hanya hand sanitizer yang mengandung alkohol 60 hingga 95% yang paling efektif untuk digunakan. Hand sanitizer berbasis alkohol biasanya mengandung beberapa kombinasi, seperti isopropil alkohol, etanol (etil alkohol), atau n-propanol.

Sebenarnya mencuci tangan dengan sabun dan air lebih disarankan, karena mencuci tangan mengurangi jumlah semua jenis kuman dan bahan kimia yang ada di tangan Anda. Tetapi ketika sabun dan air tidak tersedia, tidak ada yang lebih efektif daripada menggosok tangan bersih dari kuman dan bakteri menggunakan hand sanitizer dengan setidaknya 60% alkohol di dalamnya. Tidak berbeda dengan mencuci tangan, prosedur aplikasi hand sanitizer yang tepat juga diperlukan untuk memastikan hand sanitizer berfungsi dalam membersihkan tangan Anda dari semua mikroorganisme.

Kata kunci agar hand sanitizer efektif adalah dengan menggunakannya secara menyeluruh ke telapak tangan Anda. lalu, gesekan yang Anda lakukan merupakan kekuatan yang mengendurkan dan mengangkat mikroba pada tangan.

Berikut cara yang tepat ketika menggunakan hand sanitizer:

  • Pastikan semua bahan organik seperti kotoran dan minyak dihilangkan terlebih dahulu dari tangan Anda.
  • Oleskan sejumlah hand sanitizer ke satu telapak tangan.
  • Gosok tangan Anda bersama-sama, menutupi semua permukaan kedua tangan, termasuk di antara jari-jari Anda dan di sekitar ujung jari dan kuku Anda. Gosok tangan secara bersamaan selama 30 detik agar tangan Anda benar-benar menyerap cairan dan hand sanitizer hingga benar-benar kering.

Ingat, jangan menyentuh makanan atau apa pun sampai tangan Anda kering setelah menggunakan hand sanitizer. Jika Anda kehabisan hand sanitizer, Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah. Berikut cara membuat hand sanitizer:

Peralatan

  • Mangkuk dan sendok
  • Corong
  • Botol dengan dispenser pompa

Bahan

  • 2/3 cup 99% alkohol gosok (isopropil alkohol) atau etanol
  • 1/3 cangkir gel lidah buaya
  • 8 hingga 10 tetes minyak esensial (opsional)

Langkah-langkah

  1. Kumpulkan bahan-bahan diatas
  2. Pastikan Anda memiliki alkohol gosok, gel lidah buaya, dan minyak atsiri opsional sesuai dengan takarannya
  3. Campurkan bahan dengan menambahkan semua bahan ke dalam mangkuk Anda dan aduk rata dengan sendok.
  4. Tuang ke dalam botol Anda dengan menggunakan corong, tuangkan hand sanitizer yang Anda buat dengan hati-hati ke dalam botol pilihan Anda, kencangkan tutup botol dan dapat langsung menggunakannya.

Begitulah cara mudah untuk membuat hand sanitizer di rumah, tetap ingat bahwa Anda juga perlu menggunakan hand sanitizer dengan benar. Anda juga tetap disarankan untuk membersihkan tangan menggunakan air dan sabun karena bagaimanapun juga air dan sabun lebih efektif membunuh kuman yang ada di tubuh Anda.

more

Manfaat Teh Jahe Bagi Kesehatan

Ambil manfaat jahe untuk kesehatan yang luar biasa ini

Jahe sudah digunakan ribuan tahun tidak hanya sebagai bumbu makanan, tetapi juga untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Jahe merupakan tanaman asli Asia dan merupakan keluarga dari spesies Zingiberaceae. Akar atau batang jahe menambah cita rasa pada berbagai jenis makanan. Selain itu, jahe juga digunakan sebagai bahan utama obat-obatan kuno untuk mengobati banyak penyakit. Selain digunakan dalam bentuk suplemen, jahe juga bisa dicampur dengan minuman teh. Selain memberikan rasa hangat pada tubuh, manfaat teh jahe bagi kesehatan sangat beragam, mulai dari mengatasi mabuk hingga mencegah kanker. Artikel ini akan membahas berbagai manfaat teh jahe bagi kesehatan tubuh.

  1. Mabuk perjalanan
    Manfaat teh jahe yang pertama adalah kemampuannya dalam mengobati mabuk perjalanan. Teh jahe dipercaya obat-obatan kuno dapat meringankan gejala mabuk seperti pusing, muntah, dan keringat dingin. Namun, banyak penelitian masih belum menemukan keefektifan dari teh jahe tersebut, dan menyatakan bahwa obat-obatan anti mabuk dapat bekerja dengan lebih efektif. Satu studi lama memang menunjukkan bahwa jahe dapat mengurangi gejala yang disebabkan karena mabuk. Apabila Anda mudah mabuk saat naik kendaraan, tidak ada salahnya mengonsumsi jahe atau minum teh jahe.
  2. Mual karena morning sickness atau kemoterapi
    Beberapa ahli percaya bahwa komponen aktif di dalam jahe seperti minyak volatil dan senyawa fenol yang disebut gingerol dapat membantu meringankan gejala mual yang disebabkan karena hamil, kemoterapi, dan juga operasi (pastikan Anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan jahe setelah operasi karena dapat mempengaruhi pembekuan darah). Peneliti juga menyatakan bahwa jahe dapat menjadi alternatif obat-obatan anti-mual tradisional pada ibu hamil atau sedang menjalani kemoterapi dan tidak dapat memiliki atau tidak bisa meminum obat-obatan yang telah diresepkan.
  3. Tekanan darah dan kesehatan jantung
    Penelitian menyatakan manfaat teh jahe dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung. Jahe dipercaya mampu menurunkan tekanan darah, mencegah serangan jantung, mencegah penggumpalan darah, meringankan mulas, menurunkan kolesterol, dan juga meningkatkan sirkulasi darah.
  4. Mengatur berat badan dan gula darah
    Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Kolombia pada tahun 2012 yang melibatkan 10 pria dengan berat badan berlebih menemukan bahwa meminum teh jahe panas (dalam kasus ini bubuk jahe yang dilarutkan ke dalam air panas) dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Review dari penelitian lain juga menyatakan bahwa jahe dapat efektif dalam mengatur obesitas. Akan tetapi, penelitian tersebut hanya berupa eksperimen pada tikus, yang menganggap jahe dapat membantu mencegah obesitas dan komplikasi yang disebabkan oleh obesitas. Jahe juga dapat meningkatkan kontrol gula darah, mengurangi A1C, insulin, dan juga trigliserida pada orang-orang yang menderita penyakit diabetes tipe 2.
  5. Menghilangkan rasa sakit
    Jahe sudah sering digunakan untuk mengobati peradangan selama berabad-abad, dan praktek ini sekarang memiliki bukti ilmiah yang mendukung kemampuan jahe tersebut. Banyak studi menunjukkan bahwa jahe dapat meringankan rasa sakit akibat osteoarthritis pada lutut. Selain itu, manfaat teh jahe juga berupa kemampuannya dalam meredakan rasa sakit kepala, kram akibat menstruasi, otot yang sakit, dan beragam jenis rasa sakit lain. 

Meskipun manfaat teh jahe melimpah, meminumnya mungkin dapat memberikan efek samping. Namun, Anda mungkin tidak akan menemukan efek samping tersebut apabila mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Beberapa efek samping tersebut seperti mulas, sering kentut, kembung, dan mual. Selain itu, jahe dapat menurunkan tekanan darah sehingga apabila Anda sedang mengonsumsi obat tekanan darah, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum minum teh jahe.

more

Layanan Bedah Minimal Invasif Rumah Sakit Kasih Ibu

Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta terletak di Jalan Slamet Riyadi Nomor 4040, Purwosari, Lawyen. Meskipun rumah sakit ini masih tergolong rumah sakit tipe B, Rumah Sakit Kasih Ibu telah memiliki syarat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi paras peserta Jamkestama atau Jaminan Kesehatan Utama, khususnya bagi mereka para anggota DRI RI dan keluarga. Selain itu, rumah sakit ini juga merupakan salah satu rumah sakit yang menjadi penyedia PT Asuransi Jasindo. Rumah sakit yang sudah berdiri sejak 37 tahun silam ini memiliki banyak pengalaman dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Ini ditunjukkan dengan berbagai macam layanan unggulan yang tersedia di Rumah Sakit Kasih Ibu, seperti layanan bedah minimal invasif, layanan bedah katarak dan bedah retina, layanan kuku dan kaki diabetic, serta layanan hemodialisis. Artikel ini akan membahas layanan unggulan bedah minimal invasif tersebut dengan lebih mendalam.

Rumah Sakit Kasih Ibu menyediakan beberapa layanan bedah minimal invasif seperti bedah umum dan digestif, bedah kebidanan dan kandungan, bedah urologi, bedah tumor, dan bedah orthopedi.

Bedah umum dan bedah digestif

Untuk layanan bedah umum dan bedah digestif, pelayanan yang disediakan adalah laparoskopi dan hemorhoid arteri ligation atau disingkat HAL. Namun apa sebenarnya kedua metode tersebut?

  • Laparoskopi

Laparoskopi merupakan metode bedah minimal invasif yang banyak dikenal beberapa tahun belakangan ini. Pembedahan ini biasanya dilakukan untuk kasus-kasus kondis medis tertentu seperti radang usus buntu, adanya batu di kandung empedu, dan juga hernia. Berbeda dengan bedah konvensional pada umumnya, laparoskopi membutuhkan akses yang kecil ke dalam tubuh pasien. Laparoskopi memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan bedah konvensional, seperti sayatan di perut hanya sebesar 2 hingga 10 milimeter saja, berbeda dengan bedah konvensional yang membutuhkan sayatan lebih besar (hingga belasan sentimeter). Karena metode laparoskopi hanya membutuhkan lubang-lubang kecil untuk memasukkan alat serta kamera, tindakan penjahitan tidak dibutuhkan dan pasien dapat sembuh seutuhnya dengan lebih cepat. Di Rumah Sakit Kasih Ibu sendiri, bedah laparoskopi sudah dilakukan sejak tahun 1995.

  • Hemorhoid Arteri Ligation

Penanganan medis ini dilakukan untuk menangani kasus ambeien atau wasir. Perawatan ini tidak membutuhkan operasi dan hanya dilakukan dengan mengikat pembuluh darah yang meradang atau membengkak. Menggunakan metode ini, Anda hanya akan merasakan sedikit rasa sakit. Metode ini sangat praktis dan tidak membutuhkan rawat inap, sehingga Anda dapat kembali beraktivitas dengan segera setelah mendapatkan perawatan menggunakan metode ini.

Bedah Urologi

Layanan bedah minimal invasif yang lain di Rumah Sakit Kasih Ibu adalah layanan bedah urologi. Terdapat 3 layanan yang tersedia, yaitu litotripsi, ureteroscopy, dan metode memecah batu saluran kemih menggunakan teknologi laser atau disebut dengan laserclast. Penanganan medis litotripsi dilakukan dengan memecah batu uretra dengan memasukkan litotriptor atau alat pemecah batu ke dalam tubuh kemudian di keluarkan dari saluran kemih. Sementara itu, ureteroscopy adalah merupakan sebuah tindakan medis yang biasanya digunakan untuk menangani kondisi tertentu seperti batu ginjal. Di Rumah Sakit Kasih Ibu juga terdapat alat canggih terbaru, bernama lasercast, yang dapat memecah batu ginjal tanpa perlu pisau bedah dan tidak menyebabkan rasa sakit. Berbeda dengan metode operasi pengangkatan batu ginjal lain, lasercast tidak menyebabkan rasa sakit serta tidak meninggalkan luka bekas sayatan. Layanan bedah tersebut disediakan Rumah Sakit Kasih Ibu untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas.

more
tips makan sehat di hari libur

Tips Makan Sehat di Hari Libur

Hari libur adalah saat-saat yang dinanti oleh siapa saja. Kegiatan yang sering dilakukan saat liburan pastinya tidak jauh-jauh dari pesta, jalan-jalan ataupun pergi berkuliner. Saat libur, kita cenderung makan lebih banyak dari biasanya dan tanpa kita sadari, kita menambahkan ekstra kalori setiap harinya ke dalam tubuh.

Lalu bagaimana agar Anda dapat menikmati suasana liburan tanpa harus menghindari makan makanan yang lezat? Simak tips berikut!

1. Jangan memakan semuanya

Saat berada di sebuah pesta, hindari mengambil lauk terlalu banyak dalam piring Anda. Pilihlah makanan kesukaan Anda sebelum menambahkan menu yang lain.

2.  Beri jeda 10 menit

Setelah selesai makan, jangan langsung makan lagi. Beri ‘kesempatan’ kepada perut Anda untuk memberikan informasi ke otak, apakah masih lapar atau sudah kenyang. Anda bisa menggunakan jeda 10 menit ini untuk meminum air atau memulai pembicaraan ringan dengan orang lain sambil mengecek nafsu makan Anda.

3. Duduk jauh dari meja makan

Saat berada di sebuah event, hindari duduk atau berdiri dekat dengan meja makanan. Hal ini akan membuat fokus Anda tertuju pada makanan dan Anda menjadi semakin lapar.

4. Jangan pergi ke pesta dengan perut kosong

Jangan pergi ke pesta dengan perut kosong. Paling tidak, makanlah satu buah apel atau sepotong roti.

5. Kurangi minuman bersoda

Selain membuat perut terasa kembung, minuman manis dan bersoda mengandung kalori yang tinggi. Kandungan gulanya dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan lemak dalam tubuh.

6. Hindari minuman beralkohol saat perut kosong

Meminum minuman beralkohol saat perut Anda sedang kosong akan semakin meningkatkan nafsu makan dan Anda akan kesulitan mengontrol apa yang Anda makan.

7. Sering-sering berjalan

Jika pesta yang Anda hadiri mengadakan sesi dansa, Anda bisa ikut berdansa bersama yang lain untuk menurunkan makanan. Jika tidak ada, Anda bisa berjalan menuju ke kamar kecil atau ke meja lain untuk menyapa teman-teman Anda.

8. Jangan lupa memakan sayuran

Jangan mengabaikan sayuran yang dijadikan hiasan pemanis di piring lauk. Anda bisa memakannya untuk mencukupi kebutuhan serat.

9. Jangan berbelanja saat lapar

Berbelanja saat lapar membuat Anda susah fokus untuk mengambil apa yang Anda butuhkan dan malah tergoda untuk membeli kudapan-kudapan yang tidak Anda perlukan.

10. Memasak dengan sepenuh hati

Saat Anda memikirkan bahan-bahan masakan dengan penuh perhatian sebagai bentuk kepedulian Anda terhadap kesehatan diri sendiri. Contoh kecil seperti mengganti daging merah dengan daging unggas, misalnya, dapat mengurangi asupan lemak ke dalam tubuh.

11. Jangan makan terlalu kenyang

Sah-sah saja saat moment liburan membuat Anda banyak makan. Usahakan makan dalam porsi kecil dan sesekali makan makanan yang banyak agar kesehatan tetap seimbang.

Nah, semoga tips di atas bisa membantu Anda tetap sehat saat liburan!

more
alkohol untuk kesehatan

Antara Alkohol dan Kesehatan; Sebuah Perspektif

Bagaimana kah menjelaskan hubungan antara alkohol dan kesehatan?

“Sesuatu yang rumit.”

Beberapa hasil penelitian telah menunjukkan manfaat kesehatan dari meminum alkohol dengan takaran rendah. Tetapi, jika jumlah alkohol yang dikonsumsi terlalu banyak, terutama jika dalam waktu yang tidak tepat, akan membahayakan pula. Begitulah dua kontradiksi yang menimbulkan debat dan kontroversi.

Mudah sekali untuk bilang bahwa konsumsi alkohol terlalu banyak itu membahayakan kesehatan. Lalu, apakah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan seputar alkohol di bawah ini:

  • Seberapakah takaran dari “terlalu banyak”?
  • Adakah manfaat kesehatan yang didapat dari minum dengan takaran yang cukup ketimbang tidak meminumnya sama sekali?

Pertanyaan di atas menjadi bahan riset yang berguna bagi para peneliti dan jawabannya dapat membantu dokter, pejabat kesehatan publik, dan pembuat kebijakan diseluruh dunia serta dapat menyelamatkan banyak nyawa.

Tetapi sejauh ini, jawabannya adalah tergantung pada penelitian yang metode penelitiannya bisa sangat berbeda satu sama lain. Contohnya, definisi dari “sekali minum” di Amerika adalah 14 gram alkohol seperti 12 ons bir botol, 5 ons gelas wine. Di negara lain, penelitian yang sama memiliki definisi atau ukuran yang berbeda.

Penelitian terbaru terkait alkohol dan kematian

Pada Juni 2018, penelitian yang dipublikasikan pada jurnal PLOS Medicine, menemukan bahwa diantara orang dewasa dengan usia lanjut, minum alkohol dengan takaran antara satu sampai empat gelas per minggu bisa menurunkan risiko kematian dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi sama sekali.

Pada Agustus 2018, dua penelitian yang lebih besar mengkaji dampak dari alkohol. Tersimpulkan pada penelitian yang dipublikasikan The Lancet, bahwa rekomendasi yang umum diketahui tentang takaran minum yang cukup (yaitu satu gelas atau kurang dalam sehari untuk wanita dan dua gelas per hari atau kurang untuk pria), malah terlalu banyak.

Penelitian kedua yang yang juga dipublikasi di The Lancet, mengkaji ratusan kasus dan sumber lainnya (termasuk penjualan alkohol, konsumsi minuman beralkohol yang diracik dirumah, dan bahkan perkiraan konsumsi turis) pada 195 lokasi. Analisa yang dilakukan menunjukan dampak kesehatan terhadap konsumsi alkohol termasuk kematian dan kecelakaan kendaraan bermotor, kanker, dan penyakit jantung. Penelitian tersebut juga menyimpulkan pilihan terbaik untuk keseluruhan kesehatan Anda adalah tidak minum alkohol sama sekali.

Berikut ini beberapa detil penjelasan tentang apa yang mereka temukan:

  • Konsumsi alkohol merupakan salah satu dari tujuh penyebab kematian tertinggi dan disabilitas di seluruh dunia pada tahun 2016; sekitar 2% kematian pada wanita dan 7% kematian pada pria.
  • Untuk usia 15 hingga 49 tahun, alkohol merupakan faktor penyebab kematian dan disabilitas paling banyak di seluruh dunia.
  • Untuk orang dewasa berusia lanjut, kanker akibat konsumsi alkohol merupakan penyebab kematian yang utama.
  • Pada umumnya, risiko kesehatan meningkat dengan bertambahnya jumlah alkohol yang diminum. Tetapi, beberapa efek positif yang didapatkan dari konsumsi rendah alkohol menunjukan bahwa risiko penyakit jantung dan diabetes berkurang 14% untuk pria yang minum 0.8 takaran per hari dan 18% untuk wanita dengan takaran 0.9 per hari, dibanding dengan yang tidak.

Dari hasil penelitian di atas, alangkah baiknya jika mulai membatasi konsumsi alkohol Anda dan tidak menjadikannya sebuah kebiasaan namun kegiatan yang sesekali saja.

more
makanan terburuk dan berbahaya untuk pencernaan

Hindari, Ini Dia 10 Makanan Terburuk yang Berbahaya untuk Pencernaan

Masalah pencernaan kerap terjadi karena kebiasaan hidup dan pola makan yang tidak sehat. Bahkan, ada banyak jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari padahal sangat buruk bagi pencernaan. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dapat berakibat buruk bagi pencernaan Anda jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

1. Gorengan
Makanan pertama yang pasti paling dekat dengan kehidupan harian masyakarat di Indonesia adalah gorengan. Camilan praktis dan lezat ini ternyata memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan diare. Ditambah lagi dengan saus, potongan daging berlemak, dan mentega juga bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Untuk mengatasinya, pilih makanan yang dipanggang atau dibakar dengan menggunakan saus ringan. Jangan lupa untuk mengombinasikan makanan dengan sayuran dan mengganti mentega dengan krim.

2. Buah-buahan Sitrus
Buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali memang baik untuk memberikan asupan vitamin C tubuh. Namun karena kandungan seratnya tinggi, buah-buahan ini dapat membuat perut menjadi bergejolak. Pastikan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi buah-buahan ini jika perut Anda merasa tidak enak.

3. Gula Buatan
Makanan yang juga identik dengan era modern saat ini adalah camilan dengan kandungan gula buatan. Mayoritas dari permen karet bebas gula dibuat dengan sorbitol yang akan berdampak pada perut kram dan diare. Makanan yang dibuat dengan pemanis buatan dapat berisiko menyebabkan masalah yang sama. Pusat Administrasi Makanan dan Obat AS memperingatkan bahwa Anda berisiko menderita diare jika Anda mengonsumsi 50 gram sorbitol per hari.

4. Serat Berlebihan
Makanan dengan kandungan karbohidrat sehat tinggi, seperti biji-bijian dan sayuran, memang baik untuk pencernaan. Tetapi jika Anda mulai mengonsumsinya dalam jumlah yang terlalu banyak, sistem pencernaan Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk dapat menyesuaikan diri. Hasilnya, Anda dapat memperoleh perut yang bergas dan kembung. Jadi, pastikan untuk membatasi jumlah serat yang Anda makan dalam kadar yang tepat.

5. Kacang
Kacang identik dengan kandungan protein dan serat yang sehat, tetapi mereka juga memiliki kandungan gula yang sulit dicerna yang menyebabkan perut bergas dan kram. Sayangnya, tubuh Anda tidak memiliki enzim yang dapat memecah gula jenis ini. Namun, Anda dapat mengatasinya dengan merendam kacang kering selama minimal 4 jam dan tiriskan air sebelum diolah.

6. Kubis
Sayuran silangan, seperti brokoli dan kol, memiliki kandungan gula yang sama dengan kacang yang mengandung gas. Seratnya yang tinggi juga bisa membuat sayuran ini menjadi sulit dicerna. Untuk itu, Anda lebih dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam keadaan matang dibandingkan dengan memakannya mentah.

7. Fruktosa
Makanan yang dimaniskan dengan fruktosa, seperti soda, permen, jus buah, dan kue kering, akan sangat sulit untuk dicerna. Fruktosa yang tinggi dapat menyebabkan diare, kembung, dan kram.

8. Makanan Pedas
Beberapa orang mengalami gangguan pencernaan atau mulas setelah memakannya, terutama saat itu adalah makanan yang banyak. Meskipun bukan menjadi penyebab utama mulas, makanan pedas ini dapat memperparah gejala. Bahkan, sebagian orang juga mengalami diare setelah mengonsumsi makanan pedas.

9. Produk Susu
Jika mereka memicu diare, kembung, dan perut bergas, Anda mungkin memiliki tubuh yang “tidak toleran” dengan laktosa. Ini berarti Anda tidak memiliki enzim yang dapat mencerna gula dalam susu atau produk olahan susu lainnya. Hindari makanan-makanan yang mengandung susu atau cobalah makanan alternatif lain untuk menggantikan asupan nutrisi dalam susu.

10. Peppermint
Terakhir, peppermint dapat mengendurkan otot di bagian atas perut, yang memungkinkan makanan bergerak kembali ke kerongkongan Anda. Kondisi bisa menyebabkan perut menjadi mulas. Selain peppermint, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh cokelat atau kopi. Para ahli mengatakan Anda dapat menurunkan tekanan yang mendorong makanan naik kembali dengan menjaga tubuh tetap duduk dan tidak berbaring setelah makan.

Itulah beberapa jenis makanan yang berbahaya bagi pencernaan. Meskipun begitu, upayakan untuk memahami kondisi tubuh Anda agar dapar mengetahui makanan dan nutrisi apa saja yang perlu dipenuhi untuk menyehatkan pencernaan Anda.

more