tamanu oil

5 Fakta di Balik Manfaat Tamanu Oil

Dewasa ini perawatan wajah semakin dianggap penting karena dinilai bisa menjadi aset untuk kecantikan yang tak kunjung padam sampai tua. Produk-produk natural pun tidak lepas dari pilihan sebab dinilai memberi efek yang lebih sedikit dibanding penggunaan perawatan wajah dari bahan kimia. Tamanu oil menjadi salah satu perawatan wajah yang namanya kian hari kian mencuat.

Memiliki segudang manfaat, jenis minyak yang satu ini kerap menjadi pilihan bagi orang-orang yang memiliki masalah kulit dan wajah. Pasalnya, tamanu oil dipercaya mampu menghilangkan masalah kulit, seperti menghilangkan bekas jerawat sampai memudarkan kerutan. Perawatan wajah alami yang satu ini juga dipilih karena kemampuannya menjaga kelembapan wajah secara efektif.

Anda pun mungkin termasuk pihak yang gemar memakai jenis minyak yang satu ini untuk perawatan kulit wajah. Namun baiknya, selain mengetahui ragam manfaatnya, ada juga perlu tahu mengenai fakta-fakta di balik tamanu oil. Berikut fakta-fakta mengenai jenis minyak yang identik dengan perawatan kecantikan tersebut.

  • Ditemukan di Asia Timur

Manfaat tamanu oil pertama kali ditemukan oleh masyarakat Asia Timur berabad-abad yang tahun. Fungsinya sendiri waktu itu adalah guna menenangkan berbagai masalah kulit yang kerap menyerang penduduk daerah tropis.

Penggunaannya kemudian menyebar ke kawasan Polinesia. Sampai akhirnya saat ini, tamanu oil bisa dengan mudah ditemukan di berbagai penjuru dunia dengan bentuk ektrak yang lebih mudah digunakan.

  • Kaya Asam Lemak

Minyak yang berasal dari pohon nyamplung ini termasuk dalam kategori minyak nabati yang memiliki kadar asam lemak sangat tinggi. Kandungan asam lemak inilah yang kemudian melahirkan sejuta manfaat tamanu oil yang baik bagi kulit.

Kandungan asam lemak yang tinggi membuat tamanu oil mampu melembapkan kulit secara optimal. Kulit Anda pun menjadi selalu terjaga hidrasinya sehingga menghindarkan Anda dari berbagai masalah kulit kering dan kusam yang menjadi awal mula berbagai masalah kulit lain. Kulit yang terhidrasi dengan baik pada akhirnya membuat berbagai masalah penuaan kulit bisa diminimalkan.

  • Proses Pembuatan Panjang

Harga satu botol tamanu oil memang rata-rata lebih tinggi dibandingkan jenis minyak nabati lainnmya. Salah satu penyebabnya karena proses pembuatan minyak dari pohon Calophyllum inophyllum tergolong lebih panjang daripada pembuatan minyak jenis lain.

Tamanu oil dibuat dari kernel pohon nyamplung yang sebelumnya telah dijemur di bawah sinar matahari selama 6—8 minggu. Baru setelah kernel berubah dari warna hijau menjadi merah kecokelat, dilakukan proses pendinginan untuk mengambil ekstrak minyak tanamu. Hasil minyak dari tiap kernel pun sangat minim. Dari sekitar 22,5 kilogram kernel tanamu, minyak yang diperoleh hanya sekitar 1 kilogram.

  • Sudah Teruji

Perihal tamanu oil dipercaya sebagai obat untuk berbagai masalah kulit bukanlah perkiraan semata. Buktinya, sudah banyak penelitian yang membukti manfaat dari jenis minyak nabati yang satu ini.

Contohnya pada tahun 2012, sebuah laporan onkologi yang dilakukan oleh Tsai SC, Liang YH, dan teman-temannya membuktikan bahwa tanamu pil memang sangat efektif sebagai anti-inflasi. Lalu pada tahun 2015, penelitian Teddy Léguillier menyatakan, tamanu oil memang memiliki sifat antibakteri yang bisa menangani berbagai masalah kulit tropikal.

  • Ancaman Alergi

Ketika memutuskan untuk menggunakan tamanu oil, Anda harus memastikan bahwa Anda tidak memiliki risiko alergi terhadap kacang-kacangan. Sebab jika tidak, penggunaan minyak nabati ini akan berbahaya bagi Anda.

Ini karena nyamplung yang merupakan sumber tamanu oil termausk ke dalam jenis pohon kacang-kacangan. Penggunaannya pada orang yang terindikasi memiliki risiko alergi kacang bisa menyebabkan kulit gatal, munculnya bintik-bintik pada kulit, sampai masalah pencernaan.

***

Setelah mengetahui fakta-fakta mengenai tamanu oil, Anda tentu semakin penasaran untuk menggunakan jenis minyak nabati yang satu ini sebagai salah satu perawatan kecantikan Anda. Selamat mencoba!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>