Ini Perawatan dan Pencegahan Sakit Pinggang Belakang

Ini Perawatan dan Pencegahan Sakit Pinggang Belakang

Sakit pinggang belakang biasanya merupakan gejala dari beberapa masalah medis, bukan kelainan itu sendiri. Biasanya, ini terjadi akibat dari masalah yang terjadi pada otot, ligamen, dan saraf di punggung belakang bagian bawah. Selain itu, masalah pada struktur tulang belakang atau masalah dengan organ di sekitarnya, seperti ginjal, juga bisa menjadi penyebabnya. 

Pengobatan sakit pinggang belakang

Umumnya, sakit pinggang belakang akan sembuh dengan istirahat yang cukup dan perawatan rumahan, tetapi terkadang pengobatan medis juga diperlukan.

Perawatan di rumah

Beberapa perawatan sakit pinggang belakang di rumah yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, biasanya obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen.  
  • Kompres panas atau es pada bagian yang sakit untuk meredakannya.
  • Beristirahat dari aktivitas berat 2 – 3 hari.
  • Mulailah olahraga ringan untuk meredakan kekakuan, mengurangi nyeri, dan mencegah otot melemah, seperti berjalan, yoga, dan berenang.

Perawatan medis

Jika perawatan rumahan tidak meredakan sakit pinggang belakang Anda, segeralah periksakan ke dokter. Anda mungkin diresepkan dokter obat-obatan, terapi fisik, atau keduanya.

  • Obat resep NSAID, seperti kodein atau hidrokodon, serta obat pelemas otot.
  • Antidepresan, seperti amitriptyline.
  • Terapi fisik, berupa latihan fleksibilitas, kekuatan otot, serta teknik untuk memperbaiki postur tubuh. 
  • Suntik kortison, dilakukan jika perawatan lain tidak efektif. Kortison adalah obat anti inflamasi yang dapat mengurangi peradangan di sekitar saraf.
  • Botox (toksin botulisme), dianggap dapat mengurangi rasa sakit dengan melumpuhkan otot yang terkilir. Suntikan ini efektif selama 3 – 4 bulan.
  • Traksi, yaitu katrol dan beban digunakan untuk meregangkan punggung. Ini juga bisa menghilangkan rasa sakit, tapi hanya saat traksi dilakukan.
  • Terapi perilaku kognitif (CBT), dapat membantu mengatasi sakit pinggang belakang kronis dengan teknik relaksasi dan berpikir positif. 

Terapi komplementer

Terapi ini dapat digunakan bersamaan dengan terapi konvensional atau secara terpisah.

  • Osteopati: merawat kerangka dan otot.
  • Chiropractic: menangani masalah sendi, otot dan tulang, dengan fokus utamanya pada tulang belakang.
  • Shiatsu (terapi tekanan jari): memberikan tekanan dengan jari, ibu jari, dan siku.
  • Akupunktur: membantu tubuh melepaskan ‘zat’ penghilang rasa sakit alami, yaitu endorfin, serta merangsang saraf dan jaringan otot.
  • Yoga: membantu memperkuat otot punggung dan memperbaiki postur tubuh. 

Operasi

Jarang sekali kasus sakit pinggang belakang yang berakhir dengan operasi atau pembedahan. Ini dilakukan jika nyeri berlangsung secara terus-menerus dan kompresi saraf yang dapat melemahkan otot. Beberapa prosedur operasi yang mungkin dilakukan untuk mengatasinya adalah:

  • Fusion: menyatukan dua tulang belakang dengan cangkok tulang disisipkan di antara keduanya. 
  • Disk buatan: memasukkan disk buatan untuk menggantikan bantalan di antara dua tulang belakang.
  • Diskektomi: mengangkat sebagian disk jika menyebabkan iritasi atau menekan saraf.
  • Pengangkatan sebagian tulang belakang jika menjepit sumsum tulang belakang atau saraf.
  • Menyuntikkan sel induk untuk regenerasi cakram tulang belakang.

Cara mencegah sakit punggung di masa mendatang

Setelah sakit pinggang belakang atau sakit punggung Anda teratasi, penting untuk mencegahnya agar tidak terjadi lagi di masa mendatang. Beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya adalah:

  • Olahraga teratur, terutama latihan kekuatan otot inti (otot perut dan punggung) dan latihan fleksibilitas, termasuk tulang belakang, pinggul, dan kaki bagian atas.
  • Pastikan makanan Anda mengandung cukup kalsium dan vitamin D yang sangat penting untuk kesehatan tulang.
  • Hindari merokok.
  • Kelola berat badan dengan baik.
  • Selalu perhatikan postur tubuh Anda, terutama saat duduk, berdiri, membungkuk, mengangkat ataupun memindahkan barang. 
  • Gunakan sepatu datar untuk mengurangi ketegangan di punggung.
  • Saat Anda mengemudi, pastikan kaca spion dalam posisi benar dan pedal gas harus tepat berada di depan kaki Anda. 
  • Gunakan kasur yang bisa menjaga tulang belakang Anda tetap lurus, serta menopang beban bahu dan bokong Anda. 

Apapun pilihan perawatannya, pastikan itu benar-benar yang terbaik untuk mengatasi sakit pinggang belakang Anda. Terlebih lagi, jika perawatan di rumah tidak kunjung berhasil, jangan tunda untuk berobat ke dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang kondisi dan langkah pengobatan terbaiknya. Terapkan upaya pencegahan agar sakit pinggang belakang Anda tidak kambuh di kemudian hari. 

more
apotek adalah

Apotek Adalah Toko Obat, Benar atau Tidak?

Apotek adalah tempat yang menjual obat. Mungkin itulah yang langsung terlintas di benak Anda jika ditanyai mengenai arti apotek. Namun, benarkah arti apotek hanya sebatas menjual obat? Lalu, apa bedanya dengan toko obat?

Selain apotek, Anda mungkin pernah membeli kebutuhan medis di toko obat yang berada lebih dekat dengan tempat tinggal Anda. Sama seperti apotek, toko obat juga menjual beragam obat yang Anda perlukan untuk menunjang kesehatan.

Sama-sama menjual obat, nyatanya ada perbedaan yang cukup signifikan antara kedua tempat penjualan ini. Berikut adalah beberapa perbedaan mendasar yang mesti Anda ketahui mengenai apotek juga toko obat.

  • Produk yang Dijual 

Apotek adalah tempat menjual obat tidaklah salah. Namun sebenarnya, fungsi dari apotek adalah menjadi media tempat jual beli berbagai benda kefarmasian. Obat hanya satu dari benda kefarmasian. Produk lainnya yang mungkin Anda temukan di apotek, antara masker, plester, perban, bahkan apotek besar juga menjual peralatan kesehatan seperti oksigen sampai kursi roda.

Sementara itu, toko obat memang berfokus pada penjualan obat. Namun, jenis toko ini juga memperdagankan barang-barang lain, walaupun tidak menyangkut dengan kefarmasian. Produk lain yang bisa Anda temukan di toko obat, antara lain peralatan mandi, kosmetik, sampai kartu ucapan ulang tahun.

  • Jenis Obat yang Tersedia

Perbedaan obat akan Anda temukan di apotek dan toko obat. Anda akan menemukan jenis obat yang lebih lengkap pada apotek. Pasalnya, toko farmasi ini bebas menjual beragam obat mulai dari obat bebas, obat bebas terbatas, sampai obat keras. Tentu ketika Anda hendak membeli obat bebas terbatas ataupun obat keras, Anda kerap kali harus menyertai resep dokter.

Lain hal ketika Anda berbelanja di toko obat. Anda tidak memerlukan resep dokter untuk tiap pembelian jenis obat yang Anda inginkan. Hanya saja, pilihan obatnya memang lebih terbatas. Toko obat cenderung hanya menjual obat generik yang berstatus obat bebas.

  • Lokasi dan Penampakan

Anda bisa menemukan apotek di mana-mana dan tidak sulit menemukannya. Pasalnya, tiap apotek umumnya memiliki bangunan sendiri yang cukup besar disertai dengan plang besar. Anda juga bisa menemukan apotek di rumah sakit di mana jenis apotek ini merupakan bagian farmasi dari rumah sakit tersebut.

Sementara itu, toko obat sebenarnya lebih banyak tersebar di manapun. Akan tetapi, penampakannya yang lebih kecil dan cenderung tidak berplang membuat Anda kerap menyadari keberadaannya. Tidak jarang, penampakan toko obat hanya seperti warung kelontong biasa.

  • Penanggung Jawab

Baik apotek maupun toko obat sama-sama harus memiliki izin resmi untuk pendiriannya. Salah satu syarat untuk memperoleh izin resmi tersebut adalah harus ada penanggung jawab terkait pendirian tempat penjualan obat dan pelengkapnya tersebut. Penanggung jawab untuk apotek adalah apoteker. Apoteker merupakan gelar profesi bagi seseorang yang sudah mengucapkan sumpah jabatan lewat pendidikan profesi apoteker dan telah memiliki nomor registrasi. Sebelumnya, seseorang yang mengambil pendidikan profesi ini harus terlebih dahulu menyelesaikan pendidikan sarjana farmasi.

Sementara itu, penanggung jawab toko obat bisa asisten apoteker. Yang dimaksud asisten apoteker adalah pihak yang membantu apoteker dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian. Posisi yang kini dikenal sebagai tenaga teknis kefarmasian ini bisa diisi oleh sarjana farmasi ataupun ahli madya farmasi. Asisten apoteker bisa dijabat oleh orang yang belum melalui pendidikan profesi apoteker.

***

Sekarang sudah tidak bingung bukan mengenai perbedaan apotek dan toko obat. Anda pun bisa lugas menjawab bahwa apotek adalah bukan sekadar toko obat.

more
Mengapa Ikan Salmon Diklaim Sebagai Makanan untuk Otak?

Mengapa Ikan Salmon Diklaim Sebagai Makanan untuk Otak?

Salmon merupakan salah satu makanan yang paling sehat sekaligus lezat ketika dikonsumsi. Salmon baik untuk kulit, kesehatan jantung, mata, bahkan dapat dimasukkan ke dalam menu harian sebagai diet penurunan berat badan. Akan tetapi, manfaat yang paling utama yaitu untuk menunjang kesehatan otak.  

Kandungan gizi ikan salmon

Beberapa studi telah membuktikan bahwa ikan salmon dapat dijadikan makanan untuk otak karena berbagai manfaatnya. Berikut ini kandungan minyak ikan salmon berdasarkan  Food Database U.S Department of Agriculture dalam 100 g:

  • Energi: 232 kkal
  • Protein: 19 g
  • Lemak total: 15,5 g
  • Lemak omega 3: 2,3-2,6 g 

Oleh karena itu, dalam 1 potong ikan salmon mengandung sekitar 9,5 g protein. Tak hanya kandungan gizi makro, ikan salmon  memiliki kandungan mineral dan vitamin dalam 100 g berdasarkan kebutuhan harian, diantaranya:

  • Selenium: 59-57%
  • Kalium: 18%
  • Vitamin B6: 30%
  • Vitamin B12: 53%

Manfaat ikan salmon bagi otak

Asam lemak omega 3 ikan salmon berfungsi membantu komunikasi sel di dalam otak. Hal ini berkaitan dengan kejadian plastisitas sinaptik atau kondisi ketika otak terlibat dalam pembelajaran dan pengalaman baru sehingga terjadi interaksi atau komunikasi baru antar sel-sel saraf otak. Saat otak berfungsi secara efisien, maka tingkat stres pun akan berkurang

Salah satu jenis omega 3, yaitu DHA yang terkandung dalam ikan salmon mampu membantu mengurangi peradangan otak. Sebuah studi menunjukkan, asupan makanan dengan kandungan omega 3 yang rendah menyebabkan peradangan area tertentu di otak.

Peradangan otak berisiko menyebabkan depresi dan kehilangan ingatan. Meskipun sebenarnya depresi timbul karena banyak hal, salah satunya ketidakseimbangan neurotransmiter serotonin dan dopamin. Keduanya dapat membaik seiring dengan kecukupan asupan omega 3. 

Selain daging ikan salmon, minyak ikan juga dapat memperlambat hilangnya memori dan penurunan fungsi kognitif berkaitan dengan usia yang semakin menua. Sebuah studi membuktikan, mengonsumsi ikan berlemak, seperti salmon, selama 2 kali seminggu akan menurunkan perlambatan memori sebesar 13% pada orang usia 65 tahun ke atas. 

Ikan salmon juga baik untuk mengurangi risiko penyakit Alzheimer karena kandungan DHA nya yang cukup tinggi. Seiring bertambahnya usia, pemenuhan asupan asam lemak omega 3 menjadi sangat penting.

Pada ibu hamil konsumsi ikan salmon berguna untuk perkembangan otak dan mata janin. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sebaiknya tidak mengonsumsi ikan salmon dalam keadaan mentah saat hamil. 

Asam lemak omega 3 ikan salmon membantu masa pasca kelahiran maupun masa anak-anak. Peningkatan konsumsi ikan salmon juga akan meningkatkan fungsi kognitif otak anak. 

Ikan salmon ternak vs liar

Sebanyak setengah ikan salmon yang dijual di seluruh dunia berasal dari peternakan, sedangkan salmon liar bisa ditemukan di lautan, sungai, dan danau. Makanannya pun berbeda, salmon ternak diberi pakan olahan tinggi lemak dan protein, sedangkan salmon liar memakan organisme lain yang ada di alam. 

Berikut ini merupakan perbandingan kandungan gizi ikan salmon dalam ½ potong fillet. 

Ikan salmon ternak

  • Energi: 412 kkal
  • Protein 40 g
  • Lemak total: 27 g
  • Omega 3: 4,2 g
  • Kolesterol 109 mg
  • Kalsium: 1,8%
  • Kalium: 21%
  • Fosfor: 48%

Ikan salmon liar

  • Energi: 281 kkal
  • Protein 39 g
  • Lemak total: 13 g
  • Omega 3: 3,4 g
  • Kolesterol 109 mg
  • Kalsium: 2,4%
  • Kalium: 28%
  • Fosfor: 40%

Salah satu ketakutan dalam mengonsumsi bahan pangan yang berasal dari laut yaitu kontaminasi senyawa merkuri. Menurut Environmental Toxicology and Chemistry, akumulasi merkuri pada salmon ternak lebih kecil dibandingkan dengan salmon liar.

more

Ini yang Akan Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Karbohidrat

Terkadang, tuntutan diet membuat seseorang jadi membatasi asupan karbohidratnya. Ini semua dilakukan untuk memangkas asupan kalori dari makanan yang dikonsumsi. Tanpa tahu akibatnya, banyak orang-orang mengikuti cara diet yang seperti ini. Padahal, risiko tubuh kekurangan karbohidrat itu bisa sangat fatal, lho. Sederhananya, karbohidrat itu sebagai sumber energi di dalam tubuh. Coba bayangkan, apa jadinya jika tubuh Anda sampai kekurangan karbohidrat?

Karbohidrat, si makronutrien yang penting untuk tubuh

Karbohidrat adalah salah satu makronutrien dan penting untuk tubuh. Karbohidrat merupakan gula, pati, dan serat yang ditemukan dalam buah, sayuran, biji-bijian, dan produk susu. Dalam kondisi tubuh yang normal, asupan karbohidrat rata-rata yang harus dipenuhi adalah sekitar 45 – 65% dari total kebutuhan energi setiap hari. Jumlah ini akan berubah sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh Anda, seperti mengalami diabetes atau sedang hamil.

American Diabetes Association mencatat bahwa karbohidrat adalah sumber energi utama untuk tubuh melakukan segala aktivitasnya. Disebut karbohidrat, karena struktur kimianya mengandung karbon, hidrogen, dan oksigen. Selain itu, karbohidrat adalah makronutrien bersama dengan lemak dan protein, artinya zat gizi ini penting dan tubuh membutuhkannya dalam jumlah besar. Semua makronutrien harus diperoleh dari makanan, karena tubuh tidak dapat membuatnya sendiri.

Ini yang akan terjadi jika tubuh kekurangan karbohidrat

Rush University Medical Center menjelaskan bahwa setelah Anda makan karbohidrat, bila tidak segera digunakan untuk energi, maka akan disimpan sebagai glikogen (gula otot) di otot atau diubah menjadi lemak di hati.

Ketika Anda melakukan aktivitas fisik, pertama kali tubuh Anda akan memecah glikogen sebagai bahan bakar untuk energi. Namun, jika Anda kekurangan karbohidrat, dapat menyebabkan cadangan glikogen ini habis. Akibatnya, tubuh Anda tidak bisa mendapatkan glikogen yang dibutuhkan untuk bahan bakar dan pada akhirnya, memecah protein di otot untuk menghasilkan energi.

Proses ini tidak terjadi secara instan. Jika Anda melakukan diet rendah karbohidrat dalam jangka panjang, terutama bagi Anda yang memiliki gaya hidup aktif, efeknya akan sangat berbahaya. Tubuh Anda akan mengalami proses metabolisme yang lambat, meningkatkan penumpukan lemak, serta risiko kelelahan, dehidrasi, dan nyeri otot. Inilah mengapa jika seseorang yang berolahraga secara teratur tidak boleh mengikuti diet rendah karbohidrat, karena membuatnya tidak memiliki energi untuk berolahraga.

Kekurangan karbohidrat dan ketosis

Diet rendah karbohidrat juga sering disebut dengan diet ketogenik atau diet keto. Diet ini mengurangi asupan karbohidrat secara drastis. Sebagian besar kalori yang Anda dapatkan berasal dari lemak dan beberapa protein.

Saat tubuh kekurangan karbohidrat, maka hati akan mengubah lemak menjadi asam, disebut juga keton, yang digunakan tubuh sebagai bahan bakar. Proses ini disebut juga dengan ketosis, biasanya dimulai setelah 3 – 4 hari tubuh kekurangan karbohidrat.

Awalnya, berat badan Anda mungkin turun saat menjalani diet keto, tetapi ini disebabkan oleh tubuh kehilangan banyak cairan akibat penipisan glikogen. Efek jangka pendek yang dapat Anda rasakan, seperti mual, kelelahan, dan pusing, yang merupakan sekumpulan gejala keto flu.

Seiring berjalannya waktu, ketosis dapat menyebabkan Anda mengalami dehidrasi, gangguan kardiovaskuler, dan kadar gula darah menurun drastis. Efek jangka panjangnya juga dapat menyebabkan Anda sembelit dan kekurangan nutrisi akibat konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian yang sangat rendah.

Apakah kekurangan karbohidrat dapat menyebabkan kematian?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan karbohidrat dalam makanan dapat meningkatkan risiko kematian. Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan oleh PLOS One, menunjukkan bahwa efek jangka panjang diet rendah karbohidrat telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian.

Hasil penelitian tahun 2019 yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa asupan rendah karbohidrat dapat meningkatkan risiko fibrilasi atrium, yaitu gangguan irama jantung. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala kelelahan, pusing, dan jantung berdebar-debar. Lambat laun, dapat berujung pada stroke atau serangan jantung.

Apapun alasannya, sebaiknya Anda tidak melakukan diet yang membatasi asupan karbohidrat Anda, apalagi dalam jangka panjang. Risiko kekurangan karbohidrat jauh lebih besar dibandingkan efek penurunan berat badan yang hanya sementara. Jika memang Anda ingin melakukan program penurunan berat badan, maka lakukanlah dengan cara yang tepat dan sehat.    

more
gejala dehidrasi

Pilihan Makanan Kaya Air untuk Mengatasi Gejala Dehidrasi

Tanpa disadari, padatnya aktivitas membuat Anda lengah untuk mencukupi kebutuhan cairan harian tubuh. Ditambah dengan konsumsi kopi dan makanan tinggi garam akan berujung pada gejala dehidrasi.

Tubuh terdiri dari sebagian besar cairan, sehingga dehidrasi akan memengaruhi fungsi tubuh untuk bekerja normal.

Gejala dehidrasi yang jarang disadari

Ada beberapa tanda ketika tubuh mengalami kekurangan cairan, diantaranya meliputi:

  • Merasa haus berlebih
  • Urin berwarna kuning pekat dan berbau menyengat
  • Pusing atau sakit kepala
  • Merasa lelah
  • Kram otot
  • Detak jantung cepat
  • Mulut dan mata terasa kering
  • Kadar urin sedikit
  • Frekuensi urin menurun yaitu hanya sekitar 4 kali sehari

Cara mencegah gejala dehidrasi

Ada beberapa penyebab dehidrasi seperti suhu yang terlalu tinggi, aktivitas yang menyebabkan berkeringat, kondisi medis, dan efek samping konsumsi obat-obatan.

Pola makan yang tidak sehat seperti konsumsi kafein dan makanan tinggi garam juga dapat memicu gejala dehidrasi.

Untuk mencegah dehidrasi, minumlah segelas air meski Anda tidak merasa haus. Kebanyakan orang menyepelekan sinyal tubuh tersebut sehingga berakhir pada dehidrasi. Jika perlu, Anda bisa menyetel pengingat untuk minum air.

Hindari diet tinggi protein karena dapat meningkatkan kehilangan cairan pada tubuh melalui urin. Ada baiknya untuk menjalani diet dengan gizi seimbang.

Bagi pecinta kopi atau minuman berkafein lainnya, pantau dan kendalikan tingkat asupannya karena mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebih dapat memicu gejala dehidrasi.

Pilihan makanan yang cocok mengatasi gejala dehidrasi

Sekitar 8 hingga 12 gelas atau 1,5-2 liter per hari merupakan jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh. Untuk mendukung jumlah tersebut, Anda bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan air yang tinggi.

  • Semangka

Semangka terdiri dari 92% air yang membuatnya menjadi salah satu buah dengan kadar air tertinggi. Disamping itu, semangka juga mengandung vitamin A, C, magnesium, antioksidan, dan rendah kalori.

Mengonsumsi semangka terbukti ampuh menurunkan berat badan serta mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

  • Air kelapa

Dehidrasi menyebabkan sebagian besar nutrisi pada tubuh terkuras, termasuk natrium dan kalium. Air kelapa telah lama digunakan untuk menghidrasi tubuh setelah melakukan aktivitas berat, termasuk berolahraga.

Mengonsumsi segelas air kelapa dapat menggangikan kadar natrium dan kalium yang hilang. Selain itu, air kelapa juga memiliki beragam manfaat kesehatan yang menakjubkan.

  • Blewah

Satu cangkir (177 gram) blewah terdiri dari 90% air dan menghasilkan lebih dari setengah cangkir (118 ml) air per porsi.

Di Indonesia, blewah banyak dijumpai saat memasuki dan selama bulan puasa. Buah yang masih kerabat melon ini kerap dijadikan sajian berbuka puasa untuk melepas dahaga selama menjalani puasa.

  • Jeruk

Jeruk terkenal dengan kandungan serat dan vitamin C yang tinggi. Selain itu, satu buah jeruk mengandung sekitar 118 ml air dan beragam antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari kerusakan sel.

Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi buah jeruk secara teratur dapat menurunkan risiko batu ginjal. Asam sitrat yang terkandung di dalamnya dapat membantu tubuh mengeluarkan penumpukan kalsium oksalat yang memicu pembentukan batu di ginjal.

  • Mentimun

Sebagian besar mentimun terdiri dari air, sehingga menjadi makanan pencegah gejala dehidrasi terbaik. Satu buah mentimun mengandung 95% air, vitamin C, vitamin K, kalium, magnesium, dan rendah kalori.

Mentimun dikatakan berperan menyeimbangkan kadar air dalam tubuh sehingga berdampak baik pada kesehatan jantung dan ginjal. Untuk mengonsumsinya, Anda bisa mengolah timun menjadi jus, smoothie, lalapan, dan beragam olahan makanan lainnya.

Catatan

Gejala dehidrasi hanya bisa dicegah dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Meskipun Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan air yang tinggi, jangan jadikan hal tersebut sebagai satu-satunya cara untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

more
eksim susu

Apa Itu Eksim Susu? Berikut Penjelasannya

Merupakan ruam berwarna kemerahan dan menimbulkan rasa gatal serta perih yang muncul pada pipi bayi disebut dengan eksim susu. Hal inilah yang kemudian membuat banyak orang menyebut munculnya keadaan ini disebabkan karena konsumsi susu atau cipratan asi ketika ibu sedang menyusui bayinya.

Karena anggapan itulah tidak sedikit para ibu yang justru membatasi atau menghentikan pemberian asi kepada sang bayi. Padalah bayi masih memerlukan asupan nutrisi dari asi agar tumbuh kembang berjalan dengan baik. Meskipun istilah yang muncul berawal dari pemahaman bahwa segala yang ibu makan selama masa kehamilan dan menyusui akan terserap ke dalam asi.

Penjelasan Eksim Susu

Ketika ibu menyusui mengonsumsi makanan yang dapat memicu reaksi peradangan atau alergi pada kulit, maka zat-zat tersebut juga akan tersalurkan ke dalam bayi lewat asi yang diminum. Zat-zat pemicu peradangan itu juga dipercaya dapat memunculkan ruam pada pipi bayi ketika cairan asi bersentuhan secara langsung dengan kulit saat menyusui.

Inilah mengapa banyak ibu hamil dan menyusui yang biasa diberikan pantangan makanan tertentu, misalnya pantang makan telur, kacang-kacangan dan produk yang mengandung susu. Meski demikian, anggapan ini disebut kurang tepat karena istilah tersebut bukan istilah medis yang resmi dan benar untuk menyebut ruam merah pada kulit bayi.

Dalam dunia kedokteran hanya mengenal istilah eksim alias dermatitis atopik, tergolong sebagai salah satu jenis penyakit dermatitis yang umum terjadi pada bayi dan anak kecil. Kondisi ini tentu tidak muncul dengan sendirinya, dalam artian terdapat beberapa penyebab yang membuat eksim ini menyerang kulit bayi.

Penyebab Ruam Pada Bayi

Eksim merupakan peradangan kronis yang dipicu oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi sel lemak atau ceramide dalam jumlah cukup. Penyebab munculnya ruam ini belum dapat dipastikan, namun memiliki khas dengan pipi bayi merah, bersisik dan terasa gatal tidak disebabkan karena konsumsi atau paparan susu (asi).

Hingga saat ini yang diketahui para peneliti adalah risiko dermatitis atopik yang kemungkinan besar cenderung dipengaruhi oleh faktor genetik, fungsi sistem imun bayi dan faktor eksternal lainnya. Eksim ini muncul pada enam bulan pertama kehidupan bayi, di mana pada kondisi ini bayi sangat disarankan untuk mendapatkan asi eksklusif.

Risiko mengalami eksim lebih besar ketika bayi lahir dari keluarga dengan riwayat alergi makanan, sebanyak 30 persen penderita eksim di dunia juga mengalami ini. Biasanya alergi terhadap suatu makanan yang mengandung kacang, telur dan susu. Meskipun sangat ditekankan sekali jika susu bukanlah penyebab kemunculan kondisi ini.

Perawatan pada Bayi

Penyakit kulit yang dianggap sebagai eksum susu sebenarnya bisa dirawat dengan cara perawatan kulit kering dan sensitif. Selain itu ibu juga harus mengetahui cara untuk menghindari pemicu yang menyebabkan eksim kambuh. Berikut beberapa langkah perawatan yang bisa digunakan untuk mencegah kondisi di atas.

  • Obat Oles

Usakahan semua badan bayi terutama yang terkena eksim terendam air agar mendapat kelembapan menyeluruh. Setelah itu, gunakan krim atau salep eksim dalam tiga menit setelah keluar dari bak mandi guna mempertahankan kelembapan kulitnya.

  • Pilih Sabun

Agar tidak terlalu parah, pilih sabun yang mengandung bahan hypoallergenic, tidak berwarna dan tidak mengandung pewangi. Sabun yang bisasanya wangi dan berwarna mengandung bahan kimia yang bisa memperparah eksim.

  • Pelembap Kulit

Eksim susu pada bayi juga bisa dipulihkan dengan menggunakan pelembap dengan pH yang seimbang dan mengandung bahan organik, dan sangat disarankan mengandung ceramide yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan kulti sensitif pada bayi.

more
Blighted Ovum: Gejala, Penyebab, dan Perawatannya

Blighted Ovum: Gejala, Penyebab, dan Perawatannya

Blighted ovum adalah kondisi sel telur yang telah dibuahi oleh sperma, tetapi tidak berkembang menjadi embrio di dalam rahim. Inilah mengapa seorang wanita mungkin saja mendapatkan hasil positif saat tes kehamilan, tetapi tidak dengan pemeriksaan USG. Plasenta dan kantung embrio terbentuk, tetapi isinya kosong, alias tidak ada janin yang berkembang. Kondisi ini juga dikenal sebagai kehamilan kosong atau kehamilan anembrionik.

Mengapa tidak bisa terdeteksi saat tes kehamilan?

Hal ini terjadi karena meskipun tidak ada embrio yang tumbuh dan berkembang, plasenta tetap menghasilkan hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Ini adalah hormon untuk mendukung kehamilan. Tes kehamilan darah dan urin akan mendeteksi keberadaan hormon ini untuk memberikan hasil positif atau negatifnya. Jadi, blighted ovum bisa memberikan hasil tes kehamilan positif, meskipun sebenarnya kehamilannya kosong. 

Gejala blighted ovum

Blighted ovum terkadang berakhir bahkan sebelum Anda menyadari bahwa Anda hamil. Jika ini terjadi, Anda mungkin mengira sedang menstruasi yang lebih banyak dari biasanya. Blighted ovum mungkin memiliki gejala yang sama layaknya kehamilan normal, seperti:

  1. Tes kehamilan positif.
  2. Payudara sakit.
  3. Tidak mengalami menstruasi.

Anda mungkin akan menyadarinya setelah Anda tahu bahwa Anda mengalami keguguran, sehingga gejalanya bisa saja:

  1. Bercak atau perdarahan pada vagina.
  2. Kram perut.
  3. Tidak nyeri payudara lagi.
  4. Hasil tes kehamilan terus positif sebelum jaringan yang rusak ini keluar.

Apa penyebabnya?

Sebenarnya, blighted ovum tidak disebabkan oleh apa pun yang Anda lakukan atau tidak lakukan, baik itu selama atau sebelum kehamilan terjadi. Penyebab pastinya juga tidak diketahui. Namun, ada dugaan bahwa ini disebabkan oleh kelainan kromosom di dalam sel telur yang telah dibuahi yang berkaitan dengan genetik atau kualitas sel telur atau sperma yang buruk.

Kelainan kromosom di sini mungkin terkait dengan kelainan pada kromosom 9. Jika Anda mengalami kehamilan blighted ovum berulang kali, maka konsultasikan dengan dokter Anda tentang analisis kromosom embrio.

Blighted ovum dapat terjadi begitu awal, sehingga sering tidak dikenali dengan cepat. Tidak jelas juga apakah blighted ovum terjadi paling sering pada kehamilan pertama atau bisa lebih dari sekali. Namun, kebanyakan wanita yang mengalami blighted ovum bisa memiliki kehamilan dan bayi yang sehat.

Diagnosis

Blighted ovum dapat dideteksi dengan pemeriksaan USG pertama. Sonogram akan menunjukkan plasenta dan kantung embrionik yang tanpa isi atau kosong. Blighted ovum biasanya terjadi antara minggu ke-8 dan ke-13 usia kehamilan.

Pengobatan blighted ovum

Beberapa pilihan pengobatan blighted ovum yang dapat Anda diskusikan bersama dokter Anda, termasuk:

  • Menunggu hingga Anda mengalami gejala keguguran secara alami.
  • Minum obat-obatan, seperti misoprostol (Cytotec), untuk merangsang keguguran.
  • Menjalani prosedur operasi D dan C (dilatasi dan kuretase), untuk mengangkat jaringan plasenta yang terbentuk dari rahim.

Lamanya kehamilan, riwayat kesehatan, dan keadaan emosi Anda juga akan diperhitungkan saat memilih pengobatan. Tentunya, ini untuk menekan efek samping atau risiko yang mungkin muncul dari setiap jenis pengobatan ataupun prosedur pembedahan.

Apakah kondisi ini bisa dicegah?

Sayangnya, blighted ovum tidak dapat dicegah. Jika Anda khawatir mengalami hal ini pada saat Anda tahu Anda hamil, pengobatan secepatnya tentu lebih baik dilakukan. Anda juga bisa membicarakan dengan dokter Anda tentang kemungkinan penyebab genetiknya yang dapat membantu Anda menghindarinya di kemudian hari. 

Komplikasinya terhadap kehamilan selanjutnya

Sama halnya dengan keguguran, fisik dan psikis Anda membutuhkan waktu untuk pulih. Penting untuk diingat bahwa kebanyakan wanita yang mengalami blighted ovum tetap bisa memiliki kehamilan yang sehat dan sukses.

Ketika Anda mengalami kondisi ini, maka bicarakan dengan dokter Anda kapan waktu terbaik Anda bisa memulai program hamil lagi. Anda  mungkin disarankan dokter untuk menunggu tiga siklus menstruasi penuh, agar tubuh Anda memiliki waktu untuk benar-benar pulih sepenuhnya dan siap mendukung kehamilan. 

Selama waktu tersebut, Anda juga bisa fokus melakukan kebiasaan atau gaya hidup sehat untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan fisik dan mental Anda, seperti:

  1. Mengonsumsi makanan yang bernutrisi seimbang.
  2. Hindari stres.
  3. Rajin berolahraga.
  4. Mengonsumsi suplemen prenatal harian, seperti asam folat.

Ingatlah, blighted ovum bukan akhir dari segalanya! Anda tetap memiliki peluang yang tinggi untuk bisa hamil dengan sehat. Jadi, jangan pernah merasa kecewa berlebihan hingga stres berkepanjangan. Hal ini hanya akan menurunkan peluang kehamilan sehat Anda berikutnya. Tetap lakukan gaya hidup sehat dan jaga kesehatan mental Anda dengan baik, agar kehamilan Anda nanti sukses dan buah hati Anda pun sehat.

more

Benzoil Peroxide, Pembasmi Jerawat Paling Ampuh

Di pasaran banyak sekali produk kosmetik atau perawatan wajah yang menawarkan manfaat untuk menghilangkan jerawat, salah satunya termasuk benzoil peroxide. Kandungan benzoil peroksida ini sudah cukup terkenal dikalangan para wanita. Namun, seampuh apakah benzoil peroksida dalam membasmi jerawat?

Apa sih benzoil peroksida itu?

Kandungan yang terdapat dalam benzoil peroksida ini adalah antibakteri, dan sering sekali digunakan sebagai obat anti jerawat. Ia bekerja sebagai antiseptik untuk mengurangi kuman (bakteri) di permukaan kulit. Umumya, benzoil peroksida hadir dalam bentuk gel atau pembersih wajah yang mengandung 5% saja. 

Umumnya, kandungan ini pun dicampur dengan hydroxyquinoline sulfate, yang juga mengandung bahan antimikroba yang akan membunuh mikro-organisme di kulit Anda. Krim atau gel ini pun umumnya dijual bebas di apotik ataupun toko kosmetik. Namun, beberapa jenis benzoil peroksida ada yang hanya tersedia dengan resep dokter. 

Bagaimana benzoil peroksida ampuh untuk jerawat?

  • Benzoil peroksida sekitar 5% hanya membutuhkan waktu sekitar 4 minggu untuk memulai bekerja membasmi jerawat. 
  • Umumnya, Anda hanya perlu menggunakan 1 atau 2 kali dalam sehari
  • Benzoil peroksida akan bekerja membuka pori-pori dan mengurangi peradangan akibat jerawat

Jadi, benzoil peroksida merupakan antimikroba, membunuh bakteri dan organisme lain dan pengelupasan, membantu membuka porit-pori serta dengan lembut akan membersihkan lapisan permukaan kulit akibat jerawat tadi. Inilah yang membuat benzoil peroksida sangat ampuh untuk jerawat, bahkan untuk yang parah sekalipun. 

Siapa saja yang bisa dan tidak bisa menggunakan obat ini?

Kebanyakan orang dewasa yang menggunakan benzoil peroksida untuk mengatasi masalah jerawat dan anak-anak di atas usia 12 tahun sudah bisa menggunakannya. Akan tetapi benzoil peroksia tidak cocok bagi beberapa orang. Misalnya saja seperti:

  • Alergi terhadap benzoil peroksida atau jenis obat-obatan lainnya
  • Memiliki kulit yang rusak atau pecah di mana Anda membutuhkan perawatan
  • Memiliki jerawat yang sangat parah dengan nodul (benjolan besar dan keras yang menumpuk di bawah permukaan kulit dan biasa menimbulkan rasa sakit) atau kista (benjolan besar berisi nanah yang terlihat mirip dengan bisul). Pasalnya, jika Anda mengalami hal tersebut maka Anda perlu perawatan dokter untuk menghindari jaringan parut.

Efek samping

Seperti semua obat-obatan pada umumnya, benzoil peroksida pun dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak semua orang mengalaminya. 

Efek samping yang umum ini bisa terjadi pada lebih dari 1 dari 10 orang. Bicaralah dengan dokter atau apoteker jika efek sampingn ini mengganggu Anda atau tidak kunjung hilang:

  • Kulit kering
  • Kulit merah atau mengelupas
  • Terbakar atau menyengat (iritasi kulit)

Sedangkan pada efek samping yang serius pun jarang sekali terjadi. Jadi, hentikan penggunaan benzoil peroksida jika efek samping berat ini terjadi pada Anda:

  • Kulit yang sedang Anda rawat menjadi bengkak
  • Kulit Anda menjadi melepuh

Bahkan ada beberapa kasus yang jarang sekali terjadi, mungkin bisa mengalami reaksi alergi serius (anafilaksis) terhadap benzoil peroksida. Jika hal berikut terjadi, harap segera menghubungi dokter atau mendatangi ruah sakit untuk mendapatkan perawatan:

  • Anda mengalami ruam kulit yang mungkin termasuk gatal, merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas
  • Mengalami mengi
  • Mengalami sesak di dada atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mulut, wajah, bibir, lidah atau tenggorokan Anda mulai bengkak

Cara mengatasi efek samping

Jika efek samping yang Anda alami:

  • Kulit kering. Oleskan pelembab dan lip balm secara teratur (jenis pelembab terbaik adalah pelembab wajah bebas minyak untuk kulit sensitif). Usahakan mandi lebih singkat, jangan terlalu lama, dan gunakan air hangat jangan air panas.
  • Kulit merah dan mengelupas. Coba gunakan  benzoil peroksida atau hentikan penggunaan selama beberapa  hari hingga iritasi hilang, lalu coba mulai lagi. Semnetar itu, jangan gunakan produk lain pada kulit Anda. Bicaralah dengan dokter jika gejala tidak membaik.
  • Terbakar atau menyengat (iritasi kulit). Cobalah untuk menggunakan gel lebih jarang, sekali sehari, atau dua hari sekali. Hentikan penggunakan benzoil peroksida beberapa hari sampai iritasi hilang, lalu bisa mulai lagi ketika iritasi hilang. Temui dokter jika iritasi tak kunjung membaik. 

Meskipun benzoil peroksida sangat ampuh digunakan untuk mengobati jerawat, tetapi jika ibu hamil atau menyusui ingin menggunakannya, ada baiknya untuk konsultasikan pada dokter mengenai hal tersebut. Umumnya, ibu hamil dan menyusui aman menggunakan benzoil perokdisa ini, tetapi hindari bayi bersentuhan langsung dengan kandungan ini. 

more
Seberapa Efektifkah Menghancurkan Lemak dengan Metode Kavitasi Lemak?

Seberapa Efektifkah Menghancurkan Lemak dengan Metode Kavitasi Lemak?

Memiliki bentuk tubuh yang ideal tentu menjadi idaman hampir semua orang, baik wanita maupun pria. Oleh karena itulah banyak orang yang rela melakukan apapun untuk mendapatkannya, mulai dari olahraga secara teratur, diet ketat, menjaga makanan yang dikonsumsi hingga melakukan kavitasi lemak. 

Apa sih sebenarnya kavitasi lemak itu sendiri? Adalah sebuah metode atau prosedur kecantikan yang dilakukan untuk menghancurkan timbunan lemak yang ada di dalam tubuh. Prosedur ini disebut juga ultrasonic cavitation atau ultrasound cavitation. Bagaimana cara kerjanya dan seberapa efektifkah metode ini? Yuk, simak lebih lanjut! 

Kavitasi lemak, apakah itu?

Ultrasonic cavitation menjadi prosedur yang belakang ini banyak digunakan orang daripada sedot lemak untuk menghilangkan lemak di area tertentu pada tubuh mereka. Perawatan ini menggunakan gelombang radio ultrasonik yang berfungsi memecah sel-sel lemak, yang kemudian akan diserap ke dalam tubuh oleh sistem limfatik Anda. 

Jadi, pada perawatan ini Anda tidak perlu mendapatkan sayatan atau bedah layaknya perawatan sedot lemak dan lainnya, pun tidak meninggalkan bekas luka apapun. Perlu Anda ketahui, metode ini bukanlah untuk menurunkan berat badan, namun menghilangkan lemak pada area tertentu di tubuh Anda.

Seberapa efektifkah kavitasi lemak ini?

Dalam hal efektivitas pada prosedur ini, tentu akan berbeda hasilnya pada tiap individu. Selain itu, Anda tidak dapat melihat hasilnya hanya dengan melakukan satu kali perawatan saja. Satu kali perawatan tidak akan menghilangkan timbunan lemak dan menjadikan tubuh Anda menjadi sesuatu yang baru. Jika Anda mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, kavitasi lemak ini tidak akan efektif untuk menghilangkan lemak secara cepat.

Keberhasilan dan efektivitas dalam menggunakan ultrasonic cavitation ini pun akan tergantung pada gaya hidup dan metabolisme tubuh pasien itu sendiri. Dalam kasus di mana pasien mengikuti diet seimbang dan berolahraga secara teratur, perawatan ini akan sangat berhasil dan efektif. 

Sebaliknya, jika mereka mengabaikan olahraga dan makan makanan secara sembarangan atau tidak sehat, prosedur ini tidak akan berguna. Satu hal lagi terkait efektivitas, setelah sel-sel lemak dihancurkan akan menghasilkan hasil yang permanen. Namun, tetap harus diimbangi dengan olahraga dan gaya hidup sehat. 

Area target ultrasonic cavitation

Beberapa penelitian menyarankan bahwa perawatan ini paling efektif untuk mengurangi lemak di bagian fibrotik di tubuh Anda, yang meliputi bagian punggung dan dada. Kavitasi lemak juga sering dilakukan pada area:

  • Perut 
  • Pinggul
  • Wajah
  • Leher
  • Lengan bagian atas
  • Daerah paha

Bagaimana cara kerja kavitasi lemak?

Kavitasi ultrasonik akan mengandalkan teknologi ultrasonik untuk memecah sel lemak pada area tertentu. Nah, gelombang ultrasonik tersebut akan dikirim jauh ke dalam lapisan kulit Anda, dan menyebabkan getaran yang mengganggu. 

Sel lemak kemudian pecah satu sama lain dan terlepas dari lapisan kulit Anda. Setelah beberapa hari, sel-sel lemak tersebut akan diserap oleh sistem limfatik Anda dan dibuang sebagai limbah dari tubuh Anda.  

Efek samping 

Ultrasonic cavitation dianggap sebagai pengobatan atau metode berisiko rendah bagi kebanyakan orang. Efek samping yang biasanya terjadi hanya meliputi:

  • Kemerahan 
  • Memar
  • Sakit kepala

Dalam beberapa kasus, kulit tidak akan menyerap lemak secara merata setelah rusak. Benjolan akan muncul pada kulit setelah perawatan kavitasi ultrasonik, serta ketidakteraturan kulit ini dapat diatasi dengan perawatan lanjutan. 

Jadi, kavitasi lemak adalah prosedur yang dapat mengatasi lemak yang terdapat pada tubuh. Efektivitasnya pun akan tergantung pada individu masing-masing serta gaya hidup yang mereka jalankan setelah melakukan prosedur tersebut. Bagaimana, Anda tertarik untuk mencobanya?

more

MRI Fungsional 

MRI fungsional, atau disingkat sebagai fMRI, merupakan tindakan medis yang melibatkan pemeriksaan pencitraan untuk mengukur aktivitas otak manusia. fMRI mampu mendeteksi perubahan pada kadar oksigen dan aliran darah pada otak. Bagian otak yang lebih aktif akan memakai lebih banyak oksigen, dan hal tersebut membuat aliran darah meningkat.

Mengapa MRI Fungsional Diperlukan?

MRI fungsional diperlukan dokter karena dokter dapat melihat fungsi otak normal dan otak yang bermasalah karena cedera atau kondisi medis tertentu. MRI fungsional juga dapat membantu dokter mengetahui apakah pasien akan mengalami risiko sebelum melakukan operasi atau tindakan terapi invasif lainnya untuk menjaga kondisi otak.

Selain itu, MRI fungsional diperlukan untuk:

  • Memeriksa fungsi anatomis otak.
  • Memeriksa bagian otak yang mengendalikan fungsi penting dalam otak seperti berbicara dan bergerak.
  • Membantu memeriksa efek dari penyakit yang menghambat fungsi otak seperti stroke dan trauma.
  • Memantau pertumbuhan dan fungsi tumor otak.
  • Memantau perencanaan operasi atau terapi invasif lainnya pada otak.

Persiapan Sebelum Melakukan MRI Fungsional

Jika Anda ingin melakukan MRI fungsional, Anda perlu beritahu dokter jika Anda:

  • Memiliki kondisi medis tertentu seperti penyakit ginjal atau hati.
  • Memiliki alergi terhadap makanan atau obat tertentu.
  • Memiliki penyakit asma.
  • Sedang hamil.
  • Baru menjalani operasi.

Selain itu, alat-alat berbahan logam tidak diperbolehkan selama melakukan MRI fungsional, karena medan magnet pada mesin MRI akan menarik logam sehingga dapat menghambat proses pemeriksaan. Berikut adalah alat-alat yang tidak diperbolehkan:

  • Katup jantung buatan.
  • Tindik pada tubuh.
  • Implan koklea di bagian telinga.
  • Gigi palsu.
  • Infus pump.
  • Peluru atau serpihan logam.
  • Implanted nerve stimulator.
  • Sendi buatan berbahan logam.
  • Tato berbahan logam.
  • Alat pacu jantung yang ditanamkan ke dalam tubuh.
  • Klip logam atau sekrup.

Anda diminta untuk melepaskan perlengkapan atau aksesoris seperti kacamata dan jam tangan. Anda juga diminta untuk mengenakan pakaian longgar tanpa kancing atau risleting berbahan logam.

Jika Anda mengidap klaustrofobia atau ketidaknyamanan terhadap ruang tertutup, Anda akan dibawa ke ruang yang lebih terbuka atau menggunakan obat penenang sebelum melakukan MRI fungsional.

Prosedur MRI Fungsional

Berikut adalah prosedur MRI fungsional:

  • Kepala pasien akan diletakkan pada penyangga khusus supaya dapat mempertahankan posisinya.
  • Selama pemeriksaan berlangsung, pasien diminta untuk mengikuti perintah sederhana seperti melihat gambar atau menggerakan jari. Hal tersebut akan meningkatkan aktivitas otak pada bagian yang berperan dalam perintah tersebut. Aktivitas otak meningkat disertai dengan pelebaran pembuluh darah, perubahan unsur kimiawi, dan semakin banyak aliran oksigen yang akan muncul pada prosedur tersebut.
  • Pada sebagian kasus, cairan pewarna kontras akan disuntikkan ke pembuluh darah vena pada bagian lengan pasien. Hal tersebut membantu dokter melihat struktur di dalam tubuh pasien dengan lebih jelas.

MRI fungsional berlangsung sekitar 1 jam.

Hasil Dari MRI Fungsional

Dokter spesialis radiologi akan melihat hasil MRI fungsional, kemudian memberitahu pasien hasil tersebut. Tindakan medis lain akan diperlukan, namun tergantung pada hasil pemeriksaan MRI fungsional pasien.

Meskipun jarang terjadi, MRI fungsional juga bisa menimbulkan efek samping berupa sakit kepala, nyeri, mual, dan merasakan sensasi terbakar di bagian tubuh yang disuntik. Sebagian pasien juga bisa terkena alergi akibat cairan pewarna kontras.

Kesimpulan

MRI fungsional merupakan salah satu tindakan medis yang diperlukan untuk mengetahui kondisi otak pasien. Prosedur MRI fungsional membutuhkan waktu yang cukup lama dan dapat menyebabkan berbagai efek samping, walaupun jarang terjadi. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter tentang MRI fungsional.

more