Termasuk Kekerasan Seksual, Ini Rentetan Fakta Mengenai Ekshibisionisme

Kekerasan seksual tidak hanya pemerkosaan, kenali lebih lanjut tentang batasan-batasannya disini

Kekerasan seksual menjadi isu atau permasalahan yang harus segera dituntaskan. Sebab kejahatan itu memiliki dampak yang mengkhawatirkan bagi para penyintas atau korbannya. Berdasarkan catatan Komnas Perempuan, dalam kurun waktu 12 tahun kekerasan seksual terhadap perempuan meningkat sebanyak 792 persen atau hampir 8 kali lipat. Dalam kurun waktu 12 tahun tersebut, tercatat sebanyak 431.471 kasus kekerasan seksual yang terjadi terhadap perempuan hingga akhir tahun 2019 lalu.

Salah satu jenis kekerasan seksual yang marak terjadi di Indonesia adalah ekshibisionisme. Ekshibisionisme merupakan tindakan memperlihatkan atau mempertontonkan alat kelamin kepada orang lain dengan tujuan pemenuhan hasrat atau kepuasan diri secara seksual.

American Psychiatric Association menyatakan seksual ekshibisionis masuk ke dalam kategori parafilia. Penyimpangan perilaku seksual ini merupakan gangguan melalui interaksi non-fisik.

Ekshibisionisme terjadi karena kelainan atau gangguan kejiwaan pelakunya. Tindakan ini juga merupakan salah satu jenis penyimpangan seksual. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai salah satu tindak kekerasan seksual ini, simak rentetan fakta ekshibisionisme di bawah ini:

  • Reaksi Korban Adalah Sumber Kepuasan

Reaksi korban, seperti kaget, takut, dan sebagainya, merupakan sumber kepuasan bagi para ekshibisionis. Ekspresi korban itulah yang diubah oleh pelaku kekerasan seksual jenis ini untuk memenuhi hasratnya. Oleh karena itu, disarankan untuk menghadapi pelaku setenang mungkin dan tidak heboh. Sebab pelaku akan merasa kecewa jika korban bersikap cuek.

  • Pelaku Merasa Superior

Salah satu pemicu ekshibionisme adalah pelaku merasa berkuasa terhadap lingkungannya atau ‘berkuasa’ sehingga tidak takut atau malu terhadap apa yang diperbuatnya.

Perasaan superior itulah yang membuat pelaku mampu menakut-nakuti atau mendapatkan reaksi kaget dari orang lain ketika melakukan ekshibisionisme tersebut.

  • Termasuk Gangguan Kejiwaan, tetapi Perlu Pemeriksaan Lanjutan

Menurut para ahli, meski ekshibionisme adalah penyimpangan seksual yang dilatarbelakangi fantasi dan dorongan seksual yang kuat, pelaku belum bisa langsung disebut mengalami gangguan jiwa.

Psikolog mengatakan butuh pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah aksi yang dilakukan pelaku termasuk gangguan kejiwaan. Yang pasti, perilaku ini sangat tidak wajar dan meresahkan.

  • Perilaku Ekshibisionisme Tidak Mengenal Gender

Tindak ekshibisionisme memang cenderung dilakukan oleh pria, tetapi tidak menutup kemungkinan jika wanita juga menjadi ekshibisionis. Seorang wanita pun bisa memamerkan tubuhnya dengan tujuan mendapatkan kepuasan seksual dari reaksi korban.

  • Ada Banyak Ragamnya

Gangguan ekshibisionis memiliki subtipe yang beragam. Ada orang yang lebih suka mengekspos alat kelamin mereka kepada anak-anak praremaja, orang dewasa, maupun keduanya. Umumnya, gejala kelainan seksual yang bisa dikategorikan sebagai kekerasan seksual ini muncul pada masa remaja akhir atau dewasa awal dan biasanya akan berkurang seiring bertambahnya usia.

  • Pengobatan bagi Ekshibisionis

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk para ekshibisionis adalah terapi. Dengan bantuan obat dan terapi yang tepat, perilaku ini dapat dikurangi. Dalam buku The SAGE Encyclopedia of Psychology and Gender (2017), terapi perilaku kognitif (CBT) menjadi pengobatan paling efektif untuk ekshibisionisme. 

Terapi ini berfokus pada cara untuk memenuhi keintiman dan kebutuhan emosional. Terapi ini juga menyertakan pentingnya empati bagi para korban, serta mengidentifikasi pikiran dan perasaan yang memicu perilaku ekshibisionis.

Jika pelaku sudah bisa mengidentifikasi pikirannya, psikolog atau psikiater akan membantu mereka untuk mengelola dorongan seksual tersebut.Selain itu, artikel Psychology Today menyebutkan pendekatan psikoterapi lain yang bisa digunakan untuk menyembuhkan ekshibisionis. Misalnya pelatihan relaksasi, pelatihan empati, pelatihan keterampilan koping, dan restrukturisasi kognitif. Terapi lainnya adalah terapi obat-obatan, seperti penggunaan obat yang bisa menghambat hormon seksual dan mengakibatkan penurunan hasrat seksual.

Tak dapat dimungkiri jika di sekitar kita banyak terdapat ekshibisionis. Setelah mengetahui fakta-fakta di atas, diharapkan jika suatu waktu kita menjadi korban dari tindak kekerasan seksual tersebut, kita dapat bertindak dengan tepat. 

Peran orang tua dalam fenomena ini mungkin amat krusial. Jika Anda melihat tanda-tanda perilaku itu pada anak Anda, sebisa mungkin segera bawa dia ke psikolog atau psikiater agar kemungkinan melakukan tindak kekerasan seksual tersebut dapat dicegah. Selain itu, peran orang dalam memberi pengetahuan dan informasi mengenai ekshibisionisme kepada anak juga penting agar mereka tidak turut menjadi korban.

more

5 Hal yang Mungkin Menjawab Pertanyaan: Kenapa Saya Jomblo?

Anda yang belum memiliki pasangan, mungkin kadang membatin: kenapa saya jomblo? Karena relasi melibatkan orang lain, selain diri Anda, tentu tidak mudah menjawab pertanyaan tersebut.

Namun, sebelum mencari tahu faktor eksternal, ada baiknya mencoba merenung dan lebih melihat ke dalam diri.

Tidak ada salahnya untuk melakukan refleksi diri. Setelah merenung mungkin pertanyaan ‘kenapa saya jomblo?’ justru akan terjawab. Di bawah ini adalah beberapa hal yang dapat Anda renungkan, mungkin saja hal tersebut memang menjadi faktor utama yang membuat Anda belum memiliki pasangan.

1. Terlalu menutup diri

Hanya Anda yang dapat mengetahui hal ini. Apakah Anda terlalu menutup diri?

Sikap menutup diri secara berlebihan, tanpa Anda sadari, akan membuat orang yang berniat mengenal Anda justru menjauh. Bila Anda terlalu menutup diri, biasanya dalam keseharian orang akan mengenal Anda sebagai seseorang yang cuek dan jutek. Akibatnya, orang di sekitar akan merasa sangat sungkan untuk berbicara dan mengenal Anda lebih jauh.

Karakter ini juga biasanya membuat Anda tidak bisa memulai sebuah perkenalan atau pembicaraan. Sikap ini memang tidak muncul tiba-tiba, banyak sekali faktor yang membuat seseorang menjadi pribadi yang tertutup. Satu di antaranya adalah pengalaman trauma masa lalu.

2. Relasi belum menjadi prioritas Anda

Tak sedikit orang yang kerap bertanya-tanya ‘kenapa saya jomblo?’, namun tidak menyadari bahwa dirinya memang belum menganggap relasi sebagai prioritas. Memang cukup banyak orang yang menganggap menjalin relasi menyita dan membuang-buang waktu.

Biasanya, orang yang berpendapat demikian sedang sangat fokus dalam mengejar hal lain, seperti karier, pendidikan, dan lain sebagainya.

3. Terperangkap dalam rutinitas harian

Kondisi ini kerap menimpa para lajang dengan karier cemerlang. Sering kali, mereka sangat sibuk dan terperangkap dalam rutinitas harian. Rutinitas pekerjaan sering menjadi satu-satunya aktivitas. Apakah Anda termasuk yang demikian?

Lama-kelamaan, kungkungan rutinitas ini akan membuat Anda kesulitan bertemu dengan orang baru. Tanpa disadari, Anda juga dapat menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk tidak bersosialisasi.

Mungkin, mengakhiri pertanyaan ‘kenapa saya masih jomblo’, sesederhana dengan mulai meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal lain di luar kesibukan rutinitas pekerjaan.

4. Trauma masa lalu

Pengalaman menyakitkan dan mengecewakan pada hubungan percintaan di masa lalu, kadang menimbulkan trauma dalam diri seseorang. Anda menjadi sulit untuk membuka hati dan menjalin relasi, sebab ketakutan disakiti kembali selalu menghantui.

Baik sekali jika Anda dapat berdamai dengan kegagalan di masa lalu dan mulai melangkah atau move on. Namun, jika trauma tersebut benar-benar sulit Anda kendalikan dan sangat memengaruhi kehidupan Anda, tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi dengan profesional, seperti psikolog.

Psikolog akan membantu Anda mengurai sumber trauma dan mengarahkan Anda agar dapat merespon persoalan dengan lebih baik. Konsultasi tersebut juga memberi ruang kepada Anda untuk sembuh dari trauma. Dengan demikian, mungkin Anda dapat mulai menjalin hubungan yang baru.

5. Evaluasi diri

Apabila Anda merasa terus-menerus gagal dalam menjalin relasi hingga bertanya-tanya, kenapa saya jomblo? Mungkin saatnya mengambil waktu sejenak untuk melakukan evaluasi diri.

Adakah sikap-sikap Anda yang justru mendorong orang terdekat Anda menjauh. Egois, posesif, cemburu membabi-buta, tidak setia, tidak bisa mendengarkan, adalah beberapa sikap yang sangat mungkin mendorong pasangan Anda pergi.

Dalam hal ini, Anda perlu jujur kepada diri sendiri terkait kekurangan tersebut dan berusaha memperbaikinya. Di sisi lain, lihat juga kelebihan Anda dan optimalkan. Dengan menjadi pribadi yang lebih positif diharapkan energi tersebut akan membuat orang lain lebih tertarik dengan Anda.

Hal-hal di atas belum tentu sepenuhnya tepat bagi setiap orang, namun diharapkan dapat membantu Anda dalam menelusuri dan mencoba menjawab pertanyaan ‘kenapa saya jomblo?’. Sehingga Anda dapat memulai langkah perbaikan dan segera menemukan pasangan yang Anda idamkan.

more

Makan Sambil Berdiri: Apakah Merupakan Kebiasaan Buruk?

Makan sambil berdiri justru membuat Anda lebih cepat merasa lapar

Setiap orang tentunya memiliki kebiasaan makan yang buruk. Salah satu kebiasaan yang terjadi ketika makan adalah makan sambil berdiri. Tidak sedikit orang yang makan sambil berdiri, karena tidak punya tempat untuk duduk atau sebagainya. Meskipun demikian, Anda perlu berhati-hati jika mengkonsumsi makanan sambil berdiri.

Sejak kecil mungkin Anda sudah diterapkan tentang etika makan yang benar, salah satunya dengan tidak makan sambil berdiri, apalagi sambil berjalan. Sebagian orang berpikir bahwa hal tersebut dianggap tidak sopan. Cara tersebut diterapkan tidak hanya untuk menjaga perilaku, namun juga untuk menjaga kesehatan tubuh.

Dampak Yang Terjadi Jika Makan Sambil Berdiri

Makan sambil berdiri merupakan hal yang dilakukan oleh banyak orang. Misalnya, seseorang mungkin pernah mengalaminya ketika menghadiri pesta pernikahan seseorang. Tempat yang ramai seperti ini mungkin dapat mengurangi peluang untuk makan sambil duduk. Meskipun demikian, Anda sebaiknya jangan sering makan sambil berdiri, karena berikut adalah beberapa hal yang memungkinkan terjadi:

  • Makan lebih banyak

Sebagian orang merasa bahwa makan sambil berdiri adalah salah satu cara untuk menurunkan berat badan mereka. Namun, hal tersebut justru membuat mereka makan lebih cepat sehingga mereka kemungkinan akan menambah porsi makanan lagi.

Berat badan seseorang ditentukan oleh asupan jumlah kalori. Semakin meningkat jumlah kalori pada makanan yang mereka konsumsi, semakin meningkat berat badan mereka. Untuk mencegah masalah tersebut terjadi, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang dianjurkan untuk makan dengan lambat untuk mengurangi nafsu makan.

  • Memicu rasa lapar

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi makanan sambil berdiri mengosongkan perut lebih cepat sehingga mereka akan lebih cepat merasa lapar. Rasa lapar dapat memicu seseorang untuk mengkonsumsi makanan lagi.

  • Kurang menikmati kelezatan makanan

Meskipun seseorang makan lebih banyak, hal tersebut belum tentu mengindikasikan seseorang menikmati cita rasa makanan tersebut. Makan sambil berdiri tidak sepenuhnya membuat seseorang menikmati kelezatan makanan, karena mereka tidak fokus pada apa yang mereka konsumsi.

Menurut sebuah studi yang dirilis melalui Jurnal Journal of Consumer Research, orang-orang yang mengkonsumsi makanan sambil berdiri selama beberapa menit dapat memicu stres dan membuat lidah mereka sulit bekerja.

  • Membuat perut kembung

Karena makan sambil berdiri dapat menyebabkan seseorang makan lebih cepat, maka secara otomatis dapat meningkatkan jumlah udara yang diterima saat mengkonsumsi makanan. Masalah ini dapat membuat perut seseorang kembung dan mengeluarkan gas dari perut.

Selain itu, semakin tegak posisi seseorang, semakin cepat makanan dicerna ke dalam perut. Makan sambil berdiri dapat mengakibatkan sedikit waktu bagi nutrisi untuk saling bersentuhan dengan dinding usus sehingga sulit untuk menyerapnya. Karbohidrat yang dicerna dengan buruk juga berfermentasi pada bagian usus sehingga membuat perut manusia kembung.

Jika Anda cenderung mengkonsumsi makanan sambil berdiri, Anda sebaiknya kurangi kebiasaan seperti itu. Anda perlu duduk ketika makan, karena makan sambil duduk membuat Anda merasa rileks, fokus pada makanan yang dikonsumsi, menikmati dengan perlahan, dan mengunyah lebih baik.

Makan sambil duduk dapat membuat Anda merasa tenang, karena dapat menikmati apa yang ingin dikonsumsi. Makan sambil berdiri dapat memicu terjadinya masalah pada pencernaan. Jika Anda mengalami masalah pada pencernaan, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Selain itu, makan sambil berdiri tidak dapat membantu Anda menjalani diet. Anda juga perlu menjaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran, serta menjaga asupan kalori setiap hari.

more

Pentingnya Edukasi Anak Sejak Dini

Edukasi anak dapat diberikan sejak anak lahir hingga menginjak usia 6 tahun.

Usia dini merupakan masa hidup yang penting bagi perkembangan fisik, intelek, emosi, dan sosial anak. Perkembangan keterampilan mental dan fisik akan bergerak dalam laju yang sangat cepat, dan proporsi yang besar dalam pembelajaran dan edukasi anak dimulai sejak anak lahir hingga berusia 6 tahun. Di masa-masa itulah anak membutuhkan perawatan pribadi dan pengalaman belajar yang berkualitas. Pembelajaran dimulai sejak waktu anak dibawa pulang dari rumah sakit dan berlanjut ketika anak mulai menghadiri kelompok bermain dan taman kanak-kanak. Kemampuan belajar manusia akan terus berlanjut selama mereka hidup namun tidak dalam intensitas yang didemonstrasikan pada masa-masa preschool. Dengan pemikiran ini, bayi dan balita membutuhkan edukasi anak dini yang positif untuk membantu perkembangan intelektual, sosial, dan emosional. 

Tiga tahun pertama

Pada masa tiga tahun pertama anak, orang tua akan menjadi pengaruh utama pada pengalaman dan edukasi anak. Apa yang orang tua lakukan dan paparkan pada anak akan memiliki dampak yang kuat terhadap perkembangan diri anak. Orang tua kadang lupa bahwa tertarik dan penuh perhatian pada anak akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap edukasi anak pada umur berapapun. Apabila orang tua memilih untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan anak, termasuk menemaninya di pusat penitipan anak dan preschool, hal tersebut memiliki potensi dalam memberikan pengalaman berkualitas tinggi dan responsif guna merangsang dan memengaruhi pengalaman belajar anak. Begitu pula sebaliknya. Anak-anak yang hidup di lingkungan yang negatif akan menghasilkan hasil yang negatif pula. Untuk itu, penting memberikan lingkungan yang sepositif mungkin pada masa-masa perkembangan dini anak. Lingkungan tersebut juga harus mampu merangsang intelektual buah hati. 

Perkembangan kemampuan berbicara adalah keterampilan pertama yang akan didemonstrasikan oleh anak pada masa edukasi anak. Bayi dan balita akan mulai mengenal suatu objek, dan mulai mengetahui sifat-sifat dari suatu benda. Dengan bantuan buku dan interaksi, anak kemudian akan mulai memahami kosakata. Sangat penting untuk paham dan tahu bagaimana bahasa berkembang pada edukasi anak. Kata-kata pertama yang anak biasanya akan pelajari adalah nama-nama dari orang-orang di sekelilingnya, seperti orang tua ataupun saudara kandung dan benda-benda yang sering berada di sekitarnya. Setelah itu, edukasi anak berkembang, dan anak mulai mengenal kata kerja, untuk kemudian mereka belajar bagaimana mendeskripsikan dunianya dan ide-ide yang dimilikinya. Perkembangan ini biasanya akan dimulai pada tahun kedua usianya. Orang tua atau baby sitter biasanya memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan berbicara anak. Seberapa sering mereka berinteraksi, berbicara, atau membaca buku untuk anak akan memiliki manfaat dalam menunjang edukasi anak dari segi kemampuan berbicara dan bahasa. 

Pentingnya bermain

Para ahli perkembangan anak setuju bahwa waktu bermain untuk anak sangat penting bagi perkembangan emosional dan pembelajaran si kecil. Meskipun disebut sebagai ‘waktu bermain’, kegiatan atau aktivitas tersebut juga harus memberikan edukasi anak. Bermain dapat menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, namun keterampilan-keterampilan penting bagi perkembangan edukasi anak harus didapatkan dari aktivitas bermain tersebut. Dengan bermain, anak diharapkan dapat mempelajari hubungan dan keterampilan sosial, mengembangkan nilai-nilai moral dan etika. Karena sebab itulah waktu bermain dianggap sebagai bagian penting dalam edukasi anak dini. Permainan yang fungsional juga dapat membantu anak mengembangkan keterampilan motorik dan berlatih. Permainan tersebut menggunakan mainan edukasi seperti balok susun dan mainan ketangkasan lainnya.

more

Apakah Diet Alkaline Bermanfaat dan Menyehatkan?

Pernahkan Anda mendengar diet alkaline? Diet yang disukai oleh para selebritas Hollywood ini dipercaya dapat menurunkan berat badan dan mencegah penyakit. Diet alkaline juga dianggap dapat meningkatkan pH darah, membuatnya kurang asam dan lebih bersifat basa. Namun, sayangnya, belum ada bukti untuk mendukung klaim tersebut. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa diet alkaline dapat meningkatkan kesehatan pada orang-orang yang menderita penyakit ginjal. Namun, hal tersebut tidak didapatkan dengan mengubah pH darah. Diet alkaline hanya akan membuat orang-orang untuk mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang lebih banyak, dan mengurangi produk daging olahan dan produk lain berbahan susu yang mengandung lemak tinggi. Karena alasan inilah diet alkaline dapat meningkatkan kesehatan seseorang.

Diet alkaline hanya klaim omong kosong?

Banyak penelitian menunjukkan bahwa memakan makanan rendah asam dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Namun, gaya hidup tersebut tidak meningkatkan pH darah. Manfaat kesehatan utama yang dipercaya oleh banyak orang akan khasiat diet alkaline tidak terbukti. Diet alkaline memberikan sebuah ide yang salah tentang kemungkinan mengubah pH darah melalui diet. Hal ini tidak benar, dan perubahan besar dalam pH darah seseorang dapat mengancam nyawa. Mengubah pH pada air seni dan air liur dengan diet memang mungkin untuk dilakukan. Namun, perubahan yang terjadi pada cairan tubuh tersebut tidak serta merta membuat pH darah juga berubah.

Alkalinitas berarti sesuatu memiliki pH lebih tinggi dari 7. Tubuh manusia sendiri secara alami juga basa, dengan pH darah berada pada angka 7.4. Lambung manusia bersifat asam, yang membuatnya mampu mencerna makanan. pH dalam air seni dan air liur juga akan berubah tergantung dengan jenis makanan yang dikonsumsi/diet, metabolisme tubuh seseorang, dan faktor-faktor penunjang lain. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sel-sel kanker dapat tumbuh dengan lebih cepat pada lingkungan yang asam. Mengambil kesimpulan dari penelitian tersebut, para pendukung diet alkaline beranggapan bahwa pH darah yang tinggi dapat mencegah kanker. Sayangnya, penelitian yang berhubungan dengan alkalinitas dan kanker hanya baru dilakukan sebatas penelitian pada cawan petri, dan tidak pada tubuh manusia. Namun, makanan yang dimakan oleh orang-orang yang mengikuti diet alkaline ini dapat menjaga berat badan tubuh. Dengan melakukan diet alkaline, meskipun tidak akan memiliki fungsi mencegah kanker dengan meningkatkan pH darah, dapat mencegah gangguan kesehatan yang berhubungan dengan berat badan, misalnya obesitas dan diabetes.

Cegah kanker dengan cara yang berbeda

Selain anggapan bahwa diet alkaline dapat meningkatkan pH darah, beberapa orang juga percaya bahwa diet ini dapat membalikkan kanker dan mendukung chemotherapy. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini, dan tidak pernah ada penelitian yang dilakukan untuk menguji klaim tersebut. Namun, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2010 memberikan gagasan bahwa mengurangi konsumsi daging dan makan makanan sehat seperti buah, sayur, dan gandum utuh dapat mencegah kanker.

Studi ini mengacu pada data Investigasi Prospektif Eropa pada Kanker dan Nutrisi tahun 2010. Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa mengonsumsi vitamin C, vitamin A, serat, dan diet gaya Mediterania dapat mengurangi risiko kanker. Lembaga Kanker Amerika (ACS) juga merekomendasikan diet yang serupa, namun tidak sama dengan diet alkaline. ACS menyarankan manusia agar menghindari makanan olahan, minuman bersoda, dan makanan-makanan yang mengandung lemak tinggi. Akan lebih bermanfaat bagi tubuh apabila Anda mengonsumsi buah, sayuran, dan gandum utuh.

more

Mengenal Tubektomi, Pilihan Kontrasepsi yang Bersifat Permanen

Sebagian istri yang tidak ingin mempunyai anak, memutuskan untuk melakukan tubektomi. Umumnya mereka yang mengambil langkah ini telah memiliki tiga orang anak atau lebih, telah berusia di atas 40 tahun, memiliki kondisi medis tertentu, atau alasan lainnya.

Persentase keberhasilan yang mencapai 99% membuat tubektomi menjadi pilihan tindakan kontrasepsi yang bersifat permanen.

Lebih jauh tentang tubektomi

Pada prosedur tubektomi, akan dilakukan pemotongan atau penutupan tuba falopi. Tujuannya tentu saja agar tidak terjadi pembuahan. Sebagai metode kontrasepsi permanen, cara ini kadang disebut sterilisasi.

Mengapa cara ini sangat efektif? Dalam kondisi normal, ovarium akan melepaskan sel telur. Ovum atau sel telur tersebut akan menuju tuba falopi dan berdiam di sana selama beberapa hari. Bila sperma berhasil bergerak menuju tuba falopi dan sel telur ada di sana, maka terjadilah pembuahan. Prosedur tubektomi akan menghalangi sperma untuk bertemu sel telur, maka pembuahan pun tidak akan terjadi.

Sebagian dari Anda mungkin akan bertanya, bagaimana dengan proses menstruasi? Tidak perlu khawatir, setelah menjalani tubektomi, pelepasan sel telur dan menstruasi akan tetap berjalan seperti biasa sampai masa menopause tiba.

Biasanya, dokter akan merekomendasikan prosedur tubektomi kepada pasien yang memiliki kondisi kehamilan membahayakan, mempunyai kelainan genetik yang berpotensi diturunkan, atau tidak ingin memiliki keturunan.

Selain sangat efektif untuk mencegah kehamilan, prosedur tubektomi juga dapat menurunkan risiko kanker ovarium.

Prosedur tubektomi

Barangkali tidak sedikit dari Anda yang ingin melakukan tindakan tubektomi, akan tetapi merasa takut dan khawatir. Sekaligus bertanya-tanya, apa yang akan dilakukan selama prosedur tubektomi tersebut?

Tindakan tubektomi umumnya dapat selesai dalam waktu relatif singkat, yaitu 30 menit. Dan dapat dilakukan dengan dua metode, sebagai berikut:

1. Metode laparoskopi

Pertama, tentu saja pasien akan diberikan anestesi atau obat bius. Umumnya, anestesi yang diberikan merupakan anestesi umum atau bius total. Dokter akan memberikan cairan anestesi melalui infus.

Saat akan menjalani tubektomi dengan operasi laparoskopi ini, dokter juga akan memasang selang pada tenggorokan pasien untuk membantu pernapasan.

Jika obat anestesi sudah mulai bekerja, dokter akan membuat beberapa sayatan kecil pada perut pasien. Area di sekitar sayatan tersebut, dibersihkan terlebih dahulu dengan cairan antiseptik untuk menurunkan risiko terjadinya infeksi.

Melalui salah satu sayatan, dokter akan memasukkan gas ke dalam perut pasien. Hal ini ditujukan agar organ-organ terlihat secara jelas. Sementara itu, melalui lubang sayatan lain, dokter memasukkan alat laparoskop. Sayatan kecil juga dibuat untuk mencapai tuba falopi.

Kemudian, tuba falopi akan dijepit, diikat, dipotong, atau disumbat, untuk mencegah terjadinya pembuahan. Terakhir, setelah semua alat dikeluarkan, sayatan tersebut akan dijahit dan ditutup.

2. Metode histeroskopi

Berbeda dengan laparoskopi yang menggunakan obat anestesi umum, pada metode histeroskopi dapat digunakan obat bius total atau obat bius lokal.

Selanjutnya, dokter akan memasukkan alat histeroskop melalui vagina dan leher rahim. Di dalam rahim, dokter akan meletakkan alat kecil pada tuba falopi. Setelahnya, jaringan parut akan terbentuk dan menyumbat tuba falopi.

Setelah menjalani tubektomi, dokter akan memantau kondisi Anda selama 15-60 menit. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada komplikasi. Dan bila diketahui tidak ada komplikasi, biasanya Anda diperbolehkan pulang pada hari yang sama.

Dibutuhkan waktu dua hingga lima hari untuk pemulihan pasca menjalani tubektomi. Setelahnya, Anda masih perlu melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi kembali dengan dokter.

more

Apakah Minuman Berenergi Benar-benar Bermanfaat?

Minuman berenergi bertujuan untuk meningkatkan energi, kewaspadaan, dan konsentrasi. Banyak orang dalam banyak usia sering mengonsumsinya, membuat minuman berenergi sangat populer dewasa ini. Namun, mereka yang bergelut di bidang kesehatan telah memperingatkan bahwa minuman berenergi mungkin memiliki efek samping yang berbahaya. Hal ini tentunya membuat konsumen minuman berenergi mempertanyakan keamanan dan manfaatnya. Artikel ini akan membahas klaim manfaat yang bisa didapat dari minuman berenergi.

Minuman berenergi adalah sejenis minuman yang mengandung bahan-bahan yang dianggap mampu meningkatkan energi dan kinerja mental. Hampir semua minuman berenergi mengandung kafein untuk menstimulasi fungsi otak dan meningkatkan kewaspadaan dan juga konsentrasi. Minuman berenergi juga mengandung beberapa bahan lain, misalnya:

  • Gula. Sumber kalori utama pada banyak minuman berenergi. Beberapa produk tidak mengandung gula dan rendah karbohidrat.
  • Vitamin B. Memainkan peran penting dalam mengubah makanan yang Anda makan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh.
  • Asam amino derivative. Contoh jenis ini adalah taurine dan L-carnitite. Keduanya diproduksi secara alami oleh tubuh dan memiliki peran penting dalam beberapa proses biologis.
  • Ekstrak herbal. Biasanya guarana ditambahkan untuk menambah kafein. Sementara itu, ginseng juga dipercaya memiliki efek positif terhadap fungsi otak.

Benarkan minuman berenergi dapat meningkatkan fungsi otak?

Orang-orang meminum minuman berenergi karena berbagai alasan. Salah satu yang paling umum adalah untuk meningkatkan kewaspadaan mental dengan cara meningkatkan fungsi otak. Namun, apakah penelitian tentang minuman berenergi menunjukkan bahwa minuman tersebut dapat menyediakan manfaat ini? Banyak penelitian mengonfirmasi bahwa minuman berenergi memang benar dapat meningkatkan fungsi otak, seperti daya ingat, konsentrasi, dan waktu reaksi, serta mengurangi kelelahan mental. Bahkan, salah satu penelitian menunjukkan bahwa meminum 500 ml Red Bull kaleng dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat sebesar 24%. Banyak peneliti percaya peningkatan fungsi otak tersebut disebabkan karena kafein. Beberapa menganggap bahwa kombinasi antara kafein dan gula pada minuman berenergi menjadi penyebabnya.

Minuman berenergi dapat membantu orang tetap dapat bekerja saat mereka lelah

Salah satu alasan lain mengapa orang meminum minuman berenergi karena dapat membantu mereka tetap beraktivitas meskipun mereka kurang tidur ataupun lelah. Para pengemudi yang harus mengemudikan kendaraan pada malam hari dan dalam jarak yang jauh memilih menggunakan minuman berenergi untuk membantu mereka tetap waspada di belakang kemudi. Beberapa penelitian menggunakan simulasi mengemudi menyimpulkan bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan kualitas mengemudi dan mengurangi rasa ngantuk, bahkan pada pengemudi yang kurang tidur. Karena alasan yang sama, banyak pekerja yang bekerja di shift malam menggunakan minuman berenergi untuk membantu mereka memenuhi tanggung jawab pada jam-jam di mana kebanyakan orang sedang tertidur lelap. Meskipun minuman berenergi dapat membantu para pekerja tersebut untuk terus waspada dan tidak mengantuk, penelitian menunjukkan bahwa minuman berenergi dapat memberi dampak negative terhadap kualitas tidur setelah mereka selesai bekerja dan beristirahat.

Minuman berenergi memang benar-benar memenuhi klaim mereka dengan memberikan manfaat seperti meningkatkan fungsi otak dan membantu membuat Anda tetap dapat bekerja meskipun Anda lelah dan kurang tidur. Namun, ada beberapa kekhawatiran seputar dampak negatif minuman berenergi terhadap kesehatan seseorang, terutama yang sering mengonsumsinya. Kekhawatiran tersebut ada pada asupan kafein yang berlebih dan kandungan gula di dalam minuman berenergi. Apabila Anda memilih menggunakan minuman jenis ini, batasi konsumsi sekitar 473 ml per hari. Anda juga perlu menghindari meminum minuman berkafein lain untuk menghindari efek berbahaya karena terlalu banyak mengonsumsi kafein.

more

Kaitan Aroma Parfum dengan Kondisi Kesehatan Anda

Anda mungkin pernah merasakan, mencium aroma parfum tertentu, kemudian Anda terbawa pada momen di masa lalu. Wewangian atau bau diketahui dapat memantik memori kita, baik tentang peristiwa maupun seseorang.

aroma parfum

Tak hanya itu, aroma juga erat kaitannya dengan fungsi otak maupun kondisi kesehatan kita lho.

Fakta terkait indra penciuman dan aroma

Berbicara tentang aroma tentu tidak dapat lepas dari indra penciuman itu sendiri. Bukan hanya untuk membaui, indra penciuman juga berperan dalam mendeteksi potensi bahaya.

Meski kebanyakan orang tidak benar-benar menganggap bahwa indra penciuman itu penting, namun kehilangan indra penciuman dapat memicu banyak masalah kesehatan. Mulai dari malnutrisi, hingga depresi. Hilangnya fungsi indra penciuman juga dapat menjadi tanda adanya gangguan syaraf.

Di bawah ini beragam fakta terkait aroma dan indra penciuman, serta hubungannya dengan kesehatan.

– Emosi dan indra penciuman bersumber pada jaringan yang sama

Apakah Anda pernah menghirup aroma parfum tertentu dan mengingatkan Anda pada peristiwa atau seseorang? Bahkan perasaan saat peristiwa tersebut terjadi kembali muncul.

Para ahli menjelaskan, hal tersebut terjadi sebab indra penciuman dan emosi bersumber di jaringan yang sama pada otak, yaitu sistem limbik.

Di samping itu, saraf olfaktori yang penting bagi indra penciuman terhubung langsung dengan hipokampus. Bagian hipokampus inilah yang berperan membentuk ingatan baru. 

– Aroma dapat mempertajam ingatan

Wewangian tertentu dapat membantu Anda mengingat informasi. Misal, Anda menggunakan aroma parfum atau menyalakan lilin aroma terapi ketika belajar menjelang ujian. Saat ujian berlangsung, aroma yang sama dapat memicu otak Anda mengingat informasi dengan lebih baik.

Salah satu jenis aroma yang dikenal dapat mempertajam ingatan adalah aroma bunga. Jadi, sebaiknya pakailah aroma parfum bernuansa bunga saat Anda sedang membutuhkan ingatan yang sangat baik.

Apabila Anda secara khusus perlu meningkatkan fokus, Anda dapat memilih parfum beraroma melati. Aroma parfum yang satu ini akan membantu meningkatkan konsentrasi dan kecepatan kerja.

– Aroma dapat meredakan stres

Sudah bukan rahasia, bahwa kehadiran pasangan dapat membantu menurunkan kadar stres yang dirasakan seseorang. Tapi, bagaimana bila Anda berjauhan dengan pasangan?

Solusinya, hiruplah aroma parfum pasangan Anda. Cara ini bahkan dinilai lebih efektif dibanding melihat foto atau gambar pasangan.

Anda juga dapat memilih aroma yang memang diketahui dapat membantu meredakan stres, aroma lavender misalnya. Dengan menghirup aroma parfum tersebut, kadar kortisol, hormon pemicu stres, akan menurun.

– Kehilangan fungsi indra penciuman, tanda awal gangguan saraf

Dalam istilah medis, hilangnya fungsi indra penciuman disebut anosmia. Kondisi ini dapat menjadi tanda awal adanya gangguan atau penyakit saraf, seperti parkinson, alzheimer, serta hutington.

Sebagai suatu gangguan, anosmia memang tidak bersifat fatal. Akan tetapi, kondisi ini sangat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Mereka yang menderita anosmia akan kesulitan merasakan makanan.

Selanjutnya, akan terjadi penurunan nafsu makan. Kondisi tersebut biasanya akan menggiring penderita anosmia pada malnutrisi. Beberapa di antarnya bahkan mengalami depresi.

Bila selama ini, Anda hanya menggunakan parfum untuk menjaga kesegaran dan wangi tubuh, kini Anda tahu manfaatnya yang lebih dalam lagi. Bahkan aroma parfum tertentu dapat membantu menurunkan keinginan Anda mengonsumsi camilan, seperti aroma vanila. Sehingga berat badan dapat lebih terjaga.

Sedang bila Anda ingin merasa lebih langsing, aroma parfum bernuansa spicy floral disebut-sebut mampu menciptakan kesan tersebut. Selamat mencoba!

more

Infeksi Virus Corona: Apa Yang Perlu Diketahui?

Banyak orang yang mengalami infeksi virus Corona. Jumlah kasus yang terjadi di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 900.000 kasus, dan virus tersebut telah mengakibatkan kematian sebanyak 47.000 orang. Semua orang berpotensi mengalami penyakit ini, namun orang yang berusia lebih lanjut atau lansia dan orang-orang dengan penyakit tertentu lebih rentan terhadap virus Corona.

Salah satu penyakit yang diderita manusia adalah HIV. Jika manusia terkena HIV, maka mereka juga termasuk salah satu yang rentan terhadap virus Corona, karena HIV merupakan virus yang berpotensi menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang terinfeksi.

Menurut organisasi seperti British HIV Association (BHIVA) dan yayasan Terrence Higgins Trust, infeksi virus Corona belum ada yang dibuktikan melalui orang yang terkena HIV. Meskipun demikian, menurut Centers for Disease Control and Prevention, orang yang mengalami penyakit HIV bisa terkena virus Corona karena memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Orang dengan penyakit HIV dengan jumlah CR4 yang rendah.
  • Orang dengan penyakit HIV yang tidak mengkonsumsi ARV (antiretroviral).

Risiko terhadap virus Corona bisa saja terjadi jika orang dengan HIV menderita saluran pernafasan atau mengalami penyakit lain. Selain itu, risiko yang dialami orang dengan HIV positif juga bisa terjadi karena faktor usia.

Cara Untuk Mencegah Virus Corona

Sampai saat ini, para peneliti telah melakukan upaya untuk mengembangkan vaksin atau obat untuk mencegah virus Corona. Namun, salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona adalah dengan menjaga sistem kekebalan tubuh.

Baik orang yang mengalami HIV maupun tidak, orang-orang perlu menjaga sistem imun di dalam tubuh agar tetap sehat untuk melakukan aktivitas sesuai kebutuhan. Berikut adalah cara-cara untuk menjaga sistem kekebalan tubuh:

  • Mengkonsumsi makanan yang sehat.
  • Minum air mineral.
  • Minum vitamin C.
  • Hindari kebiasaan merokok dan minuman beralkohol.
  • Mengkonsumsi obat ARV tepat waktu dan secara rutin.
  • Beristirahat atau tidur yang cukup.
  • Berolahraga di rumah.

Untuk menjaga diri dari virus Corona, setiap orang diharapkan untuk melakukan beberapa cara sebagai berikut:

  • Tetap berada di rumah untuk belajar dan bekerja.
  • Anda dapat keluar rumah jika ada keperluan mendesak seperti membeli obat untuk menjaga kesehatan.
  • Jika Anda keluar rumah, Anda sebaiknya gunakan masker walaupun Anda tidak sakit, supaya Anda terlindungi dari paparan virus Corona melalui udara.
  • Anda perlu hindari kerumunan dan jaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain.
  • Jangan melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan.
  • Anda sebaiknya bawa tisu dan hand sanitizer untuk melindungi tangan dari benda yang terkontaminasi virus Corona seperti pegangan pintu.
  • Anda perlu mencuci tangan dengan sabun yang dilakukan selama 20 detik.
  • Jika Anda memasak makanan di rumah, pastikan Anda memasaknya dengan matang.

Jika Anda adalah salah satu orang yang menderita HIV, Anda tetap bisa menjalankan tindakan pencegahan infeksi virus Corona dengan mengikuti arahan yang disebutkan di atas. Anda sebaiknya secara rutin menggunakan obat ARV untuk menjaga daya tahan tubuh. Jika Anda terpapar virus Corona, Anda sebaiknya hubungi dokter agar dapat segera ditangani melalui karantina.

Selama Anda dikarantina, dokter atau tenaga medis akan melakukan diagnosis untuk mengetahui apakah Anda benar-benar mengalami gejala yang disebabkan oleh infeksi virus Corona atau tidak. Selama Anda dikarantina, Anda sebaiknya gunakan waktu untuk beristirahat. Bila perlu, Anda dapat meminta dukungan dari teman atau keluarga agar dapat sembuh dari virus Corona.

more

Pilihlah Obat Batuk Berdahak yang Tepat

Bagi yang pernah mengalami batuk berdahak, tentu memahami bahwa masalah kesehatan yang satu ini sangat mengganggu aktivitas. Tak hanya itu, bahkan batuk berdahak dapat menurunkan kualitas tidur. Wajar saja, orang kerap mencoba aneka cara untuk mengatasinya, mulai dari konsumsi jeruk nipis dan kecap hingga minum obat batuk berdahak.

Batuk sendiri sebetulnya merupakan mekanisme pertahanan tubuh. Ketika ada debu, alergen, asap rokok, atau benda asing lain masuk, tubuh berusaha mencegahnya masuk. Respon yang diberikan tubuh adalah dengan batuk.

Adapun yang terjadi ketika seseorang mengalami batuk berdahak, tubuh memproduksi terlalu banyak lendir sehingga terasa mengganjal pada tenggorokan atau dada.

Memilih obat batuk berdahak

Sebetulnya, untuk mengatasi batuk berdahak, Anda perlu mengetahui pemicunya terlebih dahulu. Apakah yang menyebabkan saluran pernapasan Anda memproduksi lendir dalam jumlah banyak?

Rata-rata kondisi tersebut ditimbulkan oleh virus common cold  atau pilek. Beberapa disebabkan oleh virus influenza. Artinya, Anda tidak perlu minum obat batuk apa-apa jika penyebabnya kedua virus tersebut. Anda hanya perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh alami yang akan berperan membasmi virus-virus tersebut.

Lain halnya dengan batuk berdahak yang disebabkan oleh bakteri, kondisi ini perlu diatasi dengan antibiotik. Namun, seperti kita tahu, Anda hanya boleh mengonsumsi antibiotik atas anjuran dari dokter.

Nah, bagaimana dengan gejala batuknya sendiri? Jika dibiarkan, kondisi batuk berdahak sangat mengganggu, maka diperlukan obat untuk mengatasinya.

Dalam pemilihan obat ini, Anda perlu sangat teliti dan berhati-hati, sebab obat batuk yang beredar di pasaran bukan hanya obat untuk batuk berdahak, melainkan masih ada jenis obat batuk lain.

Ketika akan membeli obat batuk, Anda dapat membaca petunjuk yang tertera pada kemasan obat tersebut, apakah obat tersebut merupakan obat batuk berdahak atau dalam istilah kefarmasian disebut ekspektoran. Obat batuk jenis ini akan memperbanyak produksi dahak encer, sehingga secara keseluruhan kekentalan dahak berkurang dan menjadi mudah untuk dikeluarkan.

Mekanisme lain dari ekspektoransi, jenis obat ini akan merangsang mukosa lambung sehingga secara refleks menstimulasi sekresi kelenjar saluran pernapasan. Dampaknya, dahak akan lebih mudah dikeluarkan.

Obat-obat yang termasuk ke dalam ekspektoransi dan cukup sering digunakan adalah amonium klorida dan gliseril guaiakolat. Amonium klorida jarang ditemukan sebagai sediaan tunggal, lebih sering menjadi bagian campuran bersama beberapa obat lain.

Kemampuan kedua jenis obat tersebut dalam mengatasi batuk berdahak tidak diragukan lagi. Namun, Anda juga perlu waspada dengan efek samping yang mungkin timbul. Amonium klorida dapat menyebabkan insufisiensi ginjal, hati, dan paru-paru.

Meski tidak separah amonium klorida, gliseril guaiakolat juga tetap memiliki efek samping, yaitu mengantuk, mual, serta muntah.

Bagaimana bila minum obat batuk berdahak atau ekspektoran saja tidak cukup? Dahak masih sulit dikeluarkan, misalnya. Anda dapat menambahkan jenis obat mukolitik yang dapat mengencerkan lendir di saluran pernapasan.

Kekentalan dahak atau sputum dipengaruhi oleh rantai mukoprotein dan mukopolisakarida. Bila rantai tersebut dipecah, maka dahak akan lebih encer dan sangat mudah dikeluarkan. Itulah yang dilakukan obat batuk jenis mukolitik. Di pasaran, Anda bisa menemukan bromheksin, ambroksol, atau asetilsistein yang bekerja sebagai mukolitik.

Sebelum memutuskan membeli obat batuk berdahak, baca secara seksama brosur yang tersedia pada kemasan obat tersebut. Pastikan Anda memilih obat yang tepat. Jika ragu, berkonsultasilah dengan apoteker yang bertugas di apotek. Dan bila sakit berlanjut, segera periksakan diri Anda ke dokter.

more